Melalui WUB, Wabup Pamekasan Dorong Para Pengusaha

- Admin

Selasa, 14 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur berkomitmen untuk menciptakan sepuluh ribu pengusaha baru (sapu tangan biru) melalui program wirausaha baru (WUB).

Program tersebut memberikan pelatihan usaha gratis, memberikan bantuan alat produksi gratis, bantuan modal dengan bunga nol persen, hingga fasilitasi pemasaran, baik online maupun offline.

Wakil Bupati Pamekasan, Fattah Jasin menjelaskan, ada tiga kunci utama yang harus menjadi pegangan untuk menjadi pengusaha sukses. Pertama keinginan, keinginan kuat itu harus menjadi pondasi dalam menguatkan diri menjadi pengusaha.

Baca Juga:  Makanan Bergizi Gratis Mulai Dilakukan di Pamekasan, 2.935 Siswa Terima Manfaat

“Orang yang sukses itu awalnya jatuh bangun, kalau tidak percaya tanyakan kepada mereka yang sukses itu. Karena ketika jatuh, itu menjadi pengalaman yang berharga,” ungkapnya,

Syarat kedua adalah semangat, keinginan saja tidak cukup untuk menjadi pengusaha sukses. Melainkan wajib mempunyai semangat yang menggebu dalam membangun usaha tersebut.

“Yang ketiga Percaya Diri, setelah jatuh bangun masih percaya diri bahwa saya bisa, dan yang memberi rezeki itu Allah. Maka jadi pengusaha sukses itu harus punya keinginan, semangat, dan percaya diri,” terangnya.

Baca Juga:  Pemkab Pamekasan Tetapkan Pilkades Serentak pada April Mendatang

Mantan Kepala Bakorwil Pamekasan itu menyampaikan, pihaknya akan berikhtiar mewujudkan mimpi masyarakat menjadi pengusaha baru melalui program WUB dengan strategi desa tematik yang selama ini telah berjalan dengan baik.

“Bapak bupati itu mempunyai keinginan kuat membangun Pamekasan. Termasuk dalam hal wirausaha baru ini, apalagi Pamekasan ini memiliki batik yang top,” pungkasnya.

Berita Terkait

Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan
DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat
Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah
Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro
Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026
Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Perubahan APBD Tetap Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12 WIB

DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:29 WIB

Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:29 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:52 WIB

Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Perubahan APBD Tetap Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:35 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Laporan hasil Pembahasan KUA-PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2026

Berita Terbaru