Forkopimda Bondowoso Gelar Rakor Tim Kewaspadaan Dini Daerah, Ini Pesan Penting Bupati Salwa

- Admin

Rabu, 30 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONDOWOSO, SUARABANGSA.co.id – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bondowoso menggelar Rapat Koordinasi Tim Kewaspadaan Dini Daerah, pada Rabu (30/3/2022).

Rapat yang difasilitasi Bakesbangpol Bondowoso itu, dilaksanakan di RM. Orilla Kelurahan Nangkaan, Bondowoso.

Hadir dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Bondowoso H Ahmad Dhafir, Wakil Bupati Bondowoso H. Irwan Bachtiar dan perwakilan polres, kodim 0822 dan Kejaksaan Negeri Bondowoso.

Bupati Salwa dalam sambutannya menjelaskan, salah satu sasaran di bidang kewaspadaan adalah pemantauan dan kenyamanan wilayah yang perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah dan masyarakat.

Baca Juga:  Bantu Warga, Polres Bondowoso dan TNI Bersihkan Sisa-sisa Material Banjir Susulan Ijen

“Dengan terciptanya keselarasan tim pemantauan dan tim kewaspadaan dini yang kokoh serta sinergitas diri seluruh penyelenggaraan akan baik,” terangnya.

Dijelaskan, secara umum situasi di Kabupaten Bondowoso dalam keadaan kondusif, namun perlu adanya kewaspadaan.

“Kita harus bersama-sama menjaga terjadinya konflik horisontal maupun vertikal di Kabupaten Bondowoso, dengan perlu meningkatkan pengamanan serta koordinasi secara berkala dengan harapan stabilitas nasional khususnya di Bondowoso,” kata Bupati Salwa saat memberi arahan.

Bupati Salwa berharap dalam rangka upaya deteksi pencegahan dan penanggulangan secara dini serta pengamanan menjelang ramadhan dan idul fitri, perlu adanya pengamanan di beberapa tempat ibadah dan fasilitas umum lainnya.

Baca Juga:  Maling Sapi Asal Jember Tak Berkutik Dibekuk Satreskrim Polres Bondowoso

Sementara Kepala Bakesbangpol Amir Hidayat mengatakan, kewaspadaan dini bertujuan untuk mengantisipasi kejadian-kejadian yang akan mengganggu keamanan di Kabupaten Bondowoso.

“Kami mengumpulkan pihak Polres, Kodim dan Kejaksaan apa yang perlu diwaspadai, dan berikutnya agar bisa ditindaklanjuti bupati,” jelasnya.

Kewaspadaan yang dimaksud mencakup berbagai hal. Misalnya dalam hal distribusi minyak goreng yang sempat langka, hal ini juga menjadi kewaspadaan.

Sehingga pembahasannya mencakup berbagai hal terkait kewaspadaan dini di Kabupaten Bondowoso. (awi)

Berita Terkait

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027
Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan
Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027
Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini
Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA
Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021
Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru