Antisipasi Banjir, Dinas PUPR Sampang Imbau Warga Tak Buang Sampah ke Kali Kamoning

- Admin

Rabu, 15 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Kurangnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungannya kerap membuat mereka mengganggap saluran air sebagai tempat untuk membuang sampah.

Akibatnya, akan terjadi penyumbatan saluran di aliran air lantaran sampah yang menumpuk. Parahnya lagi, tumpukan sampah di saluran air dapat menciptakan sedimentasi di dasar saluran air yang mengakibatkan terjadinya pendangkalan yang menimbulkan genangan.

Untuk itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur mengingatkan bahwa saluran air bukan merupakan tempat sampah melainkan tempat mengalirnya air. Jika dipenuhi sampah, maka air tidak dapat mengalir secara lancar.

Baca Juga:  Disengat Tawon Vespa saat Evakuasi Sarang, Petugas Damkar Sampang Dilarikan ke Puskesmas

Kabid Pengelolaan Sungai DPUPR Sampang Indah Sri Wahyuni dikonfirmasi melalui Kasi pemanfaatan dan Perlindungan sungai Dwi Eko Harijanto mengatakan bahwa menjaga kebersihan sungai kali Kamoning merupakan tanggungjawab bersama.

“Seluruh warga sejatinya harus saling mengingatkan untuk tidak membuang sampah sembarangan utamanya di sekitar saluran air. Sebab, hal tersebut berpotensi dapat menyebabkan banjir,” kata Dwi Eko, Rabu (15/09/2021).

Eko menambahkan, terdapat beberapa lokasi yang kerap terjadi penumpukan sampah. Ia menambahkan, kebiasaan membuang sampah sembarangan ke saluran air harus disadari oleh setiap warga karena akan menimbulkan masalah.

Baca Juga:  Forkopimda Jatim Cek Vaksinasi Merdeka di Kodam V Brawijaya

“Sudah sering kami bersihkan, besoknya ada lagi (sampah). Untuk itu kesadaran masyarakat perlu ditingkatkan agar banjir tidak menjadi ancaman bagi kita semua,” ujarnya.

Menurutnya, apabila terjadi hujan dengan intensitas yang cukup tinggi, kalau saluran yang ada di Kali Kamoning tersebut tersumbat maka dapat menyebabkan banjir.

“Mari kita bersama-sama untuk saling menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke sungai kali Kamoning karena hal tersebut dapat mengakibatkan bencana banjir,” pungkasnya.

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027
Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan
Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru