Akses Jalan Longsor di Perbatasan Talkandang – Pakuniran Segera Diperbaiki

- Admin

Senin, 9 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, SUARABANGSA.co.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Probolinggo sebelumnya memicu longsor di jalan perbatasan Desa Talkandang menuju Pakuniran. Akibatnya, akses utama warga setempat terputus.

Jalur tersebut dikenal sebagai salah satu penghubung penting aktivitas ekonomi masyarakat. Banyak warga menggantungkan mobilitas distribusi barang melalui jalan tersebut setiap hari.

Pemerintah Kabupaten Probolinggo langsung melakukan asesmen di lokasi. Langkah itu dilakukan untuk memastikan kerusakan serta menentukan proses perbaikan yang akan dilakukan.

Bupati Probolinggo, Muhammad Haris, memastikan pemerintah daerah sudah meninjau langsung kondisi jalan yang terdampak longsor tersebut.

Baca Juga:  Tingkatkan Konsumsi Ikan, KPP RI Gelar Gemarikan di Probolinggo

“Iya kami sudah cek ke lokasi, insyaallah dalam waktu dekat akan ada perbaikan,” tegas Gus bupati Haris saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler, Selasa (8/4/2026).

Ia menegaskan pemerintah daerah akan memprioritaskan penanganan jalan tersebut karena menjadi jalur vital bagi aktivitas masyarakat sekitar.

Sementara itu, Camat Kotaanyar Hari pribadi menyebut pihaknya telah lebih dulu melakukan peninjauan lapangan sebelum laporan disampaikan ke pemerintah kabupaten.

“Kami sudah koordinasi dengan Pemkab Probolinggo agar segera dilakukan perbaikan jalan yang terdampak longsor,” ujarnya.

Baca Juga:  Bersama Bupati Probolinggo, Gubernur Jatim Kunjungi Korban Banjir

Selain itu, aparat kepolisian juga turun tangan untuk mengantisipasi risiko bagi warga yang melintas di sekitar lokasi longsor.

Kapolsek Kotaanyar, AKP I Wayan Kardidika, mengatakan polisi telah memasang garis pembatas agar masyarakat tidak mendekati area berbahaya.

“Kami memasang garis polisi agar tidak ada warga melintas sementara, demi menjaga keselamatan masyarakat,” tegasnya.

Penulis : Ubaidillah

Editor : Putri

Berita Terkait

SMSI Sumenep Bahas Konsolidasi dan Pemantapan Program 2027 bersama SMSI Jatim
Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
DPRD Bojonegoro Pertanyakan Sisa Kurang Bayar Dana Desa 2015–2021, Kepala Bapenda Sebut Kewajiban Pemkab Lunas sejak 2022
Tuntut ADD Naik 20 Persen, Hearing Perangkat Desa dengan OPD dan Legeslatif Bojonegoro Sempat Tegang
Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional
Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:03 WIB

SMSI Sumenep Bahas Konsolidasi dan Pemantapan Program 2027 bersama SMSI Jatim

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:45 WIB

DPRD Bojonegoro Pertanyakan Sisa Kurang Bayar Dana Desa 2015–2021, Kepala Bapenda Sebut Kewajiban Pemkab Lunas sejak 2022

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Berita Terbaru