Bocah Kelas 5 SD di Sampang Dilaporkan Tewas Tenggelam di Sungai, Begini Kronologinya

- Admin

Minggu, 7 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Wilda Aristia Hartoto, bocah kelas 5 SD asal Desa Gunung Eleh, Kecamatan Kedungdung,, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, tewas tenggelam di sungai.

Perempuan berusia 11 tahun itu tenggelam di sungai kembang kuning (kanal sungai kemuning), desa setempat, pada Minggu (07/12/2025).

Informasi yang dihimpun kontributor suarabangsa.co.id, korban tenggelam saat hendak mengambil baju temannya yang terbawa arus sungai.

Kasi Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, Mohammad Hozin membenarkan kejadian tersebut.

Menurut dia, kejadian itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Anak tersebut berniat untuk mengambil baju salah seorang temannya yang jatuh ke sungai.

Baca Juga:  Tokoh Aremania Imbau Agar Aremania Tidak Arogan Dimanapun Berada

“Benar, ada anak SD yang meninggal karena tenggelam di sungai,” kata Hozin.

Hozin menuturkan, peristiwa tenggelamnya korban itu bermula saat korban bersama ketujuh teman sebayanya pergi ke sungai dengan niat mandi dan rujakan di pinggir sungai.

“Korban dan teman-temannya ini sudah selesai mandi dan akan naik ke atas. Tetapi korban dan 1 temannya turun lagi ke sungai,” tambahnya.

Kedua anak tersebut, lanjut Hozin, berniat untuk mengambil baju dari salah satu temannya yang hanyut terbawa air sungai.

Baca Juga:  Vaksin Sinovac Dipastikan Aman, Tim Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Torjun Sampang Gelar Sosialisasi Vaksinasi

“Pada saat hendak ngambil baju itu lah keduanya terbawa arus air. Namun, teman korban berhasil menyelamatkan diri sedangkan korban tenggelam ke dasar sungai.

Mengetahui teman sepermainannya itu tenggelam, keenam teman korban berteriak minta tolong. Setelah mendengar teriakan itu, warga pun datang ke lokasi.

“Warga langsung melakukan pencarian selama setengah jam, sekiar pukul 09.00 WIB korban pun ditemukan dalam kondisi lemas tak bernyawa,” ungkapnya.

Hozin menjelaskan, bahwa relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kecamatan Kedungdung sempat melakukan tindakan RJP kepada korban, tetapi tidak membuahkan hasil.

Baca Juga:  Bupati Sumenep Bakal Tutup Tambak Udang yang Langgar Aturan

“Jenazah Korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan,” pungkasnya.

Penulis : Abdus Salam

Editor : Putri

Berita Terkait

Pembangunan KDKMP Meddelan Lenteng Sumenep Mendapat Sorotan, Tak Sesuai Spek?
INKADHA dan BAZNAS Sumenep Bersinergi, Perkuat Pendidikan dan Pemberdayaan Ekonomi Umat
Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri
Ribuan Warga Hadiri Tasyakuran Cucu Pertama Ketua Koperasi Kareb Bojonegoro, H. Sutrisno Bagikan 1000 Paket Sembako
DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga
Banyak Kepala OPD Absen di Rapat Strategis KUA-PPAS, DPRD Sumenep Kecewa Berat
Perwakilan Kodim Sumenep Tidak Hadiri FGD Tentang Pembangunan KDKMP, Peserta Kecewa
Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:04 WIB

DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:33 WIB

Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak

Sabtu, 28 Februari 2026 - 23:04 WIB

Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak

Jumat, 16 Januari 2026 - 16:16 WIB

Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun

Rabu, 7 Januari 2026 - 03:55 WIB

Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan

Berita Terbaru