BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Prosesi Peletakan Batu pertama dan genting pertama serta memberikan bantuan kepada Pemanfaat sosial pagi ini di lakukan oleh, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, yang didampingi Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah, Direksi Regional PT Sampoerna dan Direktur utama PT Kareb Alam Sejahtera (KAS) dr Sriyadi Purnomo, di MPS Dander, Kabupaten Bojonegoro Provinsi Jawa Timur, (17/7/2025).
Sebelum lakukan peletakan batu pertama di Masjid Nur Khofifah yang masih berlokasi di lingkungan Mitra Produksi Sigaret (MPS) Dander, Kabupaten Bojonegoro, Gubernur bersama Jajaran, lakukan penyerahan secara simbolis bantuan Sosial.
Program yang telah dilakukan oleh Provinsi Jawa timur,
1. Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD).
2. Bantuan Sosial kepada Lansia (PKH Plus).
3. Bantuan Langsung Tunai Buruh Pabrik Rokok Lintas Wilayah.
4. Bantuan Kewirausahaan Inklusif dan Produktif (KIP) PPKS Jawara.
5. Alat Bantu Mobilitas bagi Lanjut Usia dan Disabilitas.
6. Bantuan Program Pemberdayaan BUM Des, Program Desa Berdaya, dan Program Jatim Puspa.
7. Bantuan Operasional Pendamping PKH Plus.
8. Tali Asih bagi TKSK dan Tagana.
Gubernur Jawa timur Khofifah mengapresiasi Direksi PT KAS bersama dr Sriyadi Purnomo, menurut Gubernur perempuan Jawa Timur tersebut Pembangunan masjid yang dinilai tidak hanya akan menjadi tempat ibadah, tetapi juga wadah pembinaan mental spiritual dan penguatan nilai-nilai kebersamaan serta toleransi, dan juga sebentar lagi akan ada pendidikan jenjang sederajat kepada Karyawan Kareb yang karyawan masih SMA,Yang dimana PT KAS akan MOU ndengan salah satu kampus, kedepan ada kesempatan bagi karyawan PT Kareb meningkatkan jenjang pendidikan lebih tinggi.
“Masjid ini insyaAllah akan menjadi titik keberkahan, tidak hanya bagi pekerja di MPS Dander, tetapi juga untuk masyarakat sekitar. Pembangunan rumah ibadah seperti ini mencerminkan komitmen kita dalam menjaga nilai religius sekaligus sosial secara berdampingan, dan juga nanti siang pak dr Sriyadi akan juga Mou dengan salah satu kampus, dan karyawan kareb bisa melanjutkan S1 sampai S3,” ujar Khofifah.
Selain itu, Gubernur juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Koperasi Kareb atas inisiatifnya dalam membangun kemitraan dengan perguruan tinggi. Ia menilai langkah ini penting sebagai upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di kalangan pekerja, melalui akses pendidikan yang lebih tinggi dan terjangkau.
Sementara itu, Sriyadi Purnomo selaku Direktur Koperasi Kareb dan penggagas pembangunan Masjid Nur Khofifah menjelaskan bahwa pendirian masjid ini merupakan wujud rasa syukur dan upaya kolektif untuk menghadirkan sarana ibadah yang representatif di lingkungan kerja. Ia berharap masjid ini dapat menjadi tempat yang menenangkan dan menginspirasi kegiatan keagamaan, sekaligus memperkuat nilai spiritual dalam aktivitas sehari-hari.
“Masjid Nur Khofifah direncanakan selesai dibangun dalam beberapa bulan ke depan, dan akan dilengkapi fasilitas pendukung seperti ruang takmir, tempat wudhu yang memadai, serta area parkir. Selain digunakan untuk salat berjamaah, masjid ini juga akan dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan sosial-keagamaan seperti pengajian rutin, pelatihan keislaman, hingga santunan anak yatim,” ungkapnya.
Dan Lelaki yang akrab dipangil Pak Sriyadi tersebut berterima kasih kepada Wakil Bupati dan Gubernur selama ini membantu percepatan perizinan, sehingga lebih dari 55 Ribu karyawan dari 21 MPS se-Jawa timur bekerja dengan nyaman.
Dalam kesempatan yang sama, Koperasi Kareb turut menyalurkan bingkisan dan bantuan kepada anak yatim, lansia, kaum difabel, serta para pekerja MPS yang membutuhkan. Pembagian tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian sosial yang terus digalakkan oleh koperasi dalam setiap kegiatan besar mereka.
Hal yang sama di sampaikan oleh Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah dalam sambutan nya berterima kasih telah membantu Bojonegoro dan Bojonegoro juga telah mengadopsi anggaran kemiskinan yang dilakukan oleh Provinsi Jawa timur, memang tahun ini belum bisa kelak mulai di tahun 2026 dan tahun tahun berikut nya akan sinergi yang telah menjadi program Provinsi Jawa Timur.
“Terima kasih ibu Gubernur telah datang di Bojonegoro, bila tahun sekarang belum bisa menganggarkan di APBD, namun kita telah mengadopsi program Provinsi Jawa timur, mungkin mulai tahun depan dan tahun-tahun berikut nya ibu kita akan anggarkan di APBD untuk Bantuan sosial,” terangnya.
Hadir dalam acara tersebut sejumlah tokoh penting, di antaranya Direktur Utama Koperasi Kareb, Sriyadi Purnomo; Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Sri Wahyuni; perwakilan dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur; Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah; serta Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Bojonegoro, KH Tamam Saifudin. Acara juga dihadiri para tokoh masyarakat, pimpinan pondok pesantren, dan undangan lainnya.
Penulis : Takim
Editor : Putri

















