Harga Gabah Tidak Menentu, Bulog Bojonegoro Angkat Bicara

- Admin

Rabu, 9 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Dalam penurunan Harga gabah di Bojonegoro yang tidak sesuai dengan Intruksi Presiden dan ditetapkan oleh Kementerian lewat Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah yang berlaku di Bulog sejak 15 Januari 2025 adalah Rp6.500 per kilogramm

Hal tersebut disangah oleh Ferdian Darma Atmaja selaku Kepala Perum Bulog Cabang Bojonegoro, bahwa yang bisa membeli Gabah HPP tidak hanya Bulog saja namun Kemitraan juga bisa membeli harga gabah sesuai HPP, dan bila ada pelanggaran bisa dilaporkan di Satgas Pangan dan Dinas Pertanian.

Ferdian Darma Atmaja selaku kepala Perum Bulog Bojonegoro saat dikonfirmasi terkait Isu Bulog tidak melakukan penyerapan Hasil panen petani pada tanggal 28 Maret dan hari libur bersama, Ferdian menjelaskan bahwa terkait tidak mengambil gabah yaitu saat akhir bulan tanggal 28 Maret menjelang lebaran dan hari libur bersama.

Ia membenarkan, karena hal tersebut sudah menjadi kesepakatan pada mitra bulog yang di Bojonegoro, Mitra bulog di Bojonegoro ada sekitar 20 tempat pengilingan padi yang ada se Cabang Bojonegoro, dan hal terkait tidak menyerap gabah saat akhir bulan maret hal itupun disampaikan oleh Bulog Bojonegoro saat sosialisasi pada kelompok tani, dan gapoktan yang dilakukan di tiga kabupaten.

Baca Juga:  Mabes NGO dan ASN Pamekasan Tuntut Cabut Penghapusan TPP

“Benar, Pengambilan atau penyerapan Bulog Bojonegoro itu dimulai Januari sampai 28 Maret, dan hari libur kita tutup, karena libur Nasional itu juga sesuai permintaan kemitraan kita, dan kita sampaikan saat sosialisasi,” terangnya saat dihubungi lewat WAnya.

Saat ditanya siapa saja kemitraan bulog di Bojonegoro itu adalah pengilingan padi yang di Bojonegoro, Bulog tidak mengakui tengkulak yang memainkan harga di bawah (red: Petani). Karena kemitraan Bulog hanya kepada Pengilingan padi yang ada di Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan.

“Kemitraan kita bukan tengkulak, tapi Pengilingan Padi yang tersebar ada di Bojonegoro, ada sekitar 20 pengilingan padi se Cabang,” jelasnya.

Imbuhnya, yang bisa memasukan Gabah di bulog adalah petani, kelompok tani, gapoktan, Bumdes, yang didampingi oleh Koramil (red:Babinsa) setempat, selain kemitraan yang selama ini sudah menjalin kerja sama, kalau ada tengkulak memainkan harga tidak bertangung jawab, karena Bulog tidak bermitra dengan tengkulak, tapi bulog bermitra dengan Pengilingan padi yang ada di Bojonegoro, Lamongan, Dan Tuban.

Baca Juga:  DLH Bojonegoro Segera Tambah TPS dan Kontainer Sampah di Desa-desa

“Petani bisa memasukan ke bulog dengan sarat, ada ktp warga setempat, kelompok tani, Gapoktan yang didampingi oleh Koramil (Red:Babinsa) setempat, karena kita ada kerja sama dengan TNI,” jelasnya.

Disingung terkait keluhan para petani yang kesulitan menjual ke bulog, Ferdian beralasan petani bisa menjual ke bulog dengan sarat menunjukan KTP dan didampingi oleh koramil (red: Babinsa) setempat dan harus 5 hari sebelum nya berkordinasi dulu, karena penyerapan bulog ada 300 ton sampai 400 ton tiap harinya.

“Kalau ada masyarakat yang ingin menjual gabah ke bulog tidak bisa mendadak, minimal 5 hari sebelum serapan harus kordinasi dulu, karena kita tiap hari kita menerima dari 300 ton sampai 400 ton se cabang, Bojonegoro, Tuban, Lamongan,” terangnya.

Baca Juga:  Tiga Tokoh Politik Bojonegoro Bedah Arah Gerakan Relawan Projo, 'Projo di Persimpangan Jalan'

Disingung terkait serapan Perum bulog di Bojonegoro sebelum panen raya sampai panen raya, Ferdian mengatakan ada sekitar 102 persen sudah terserap.

“Soal serapan, kita sudah menyerap kurang lebih 102 persen, se cabang (red: Bojonegoro, Lamongan, Tuban),” jelasnya.

Terkait harga gabah Anjlok Ferdian lagi lagi menjelaskan, meskipun penggilingan padi bermitra dengan Bulog Bojonegoro, tidak mesti serapan nya mitra di kirim ke Bulog, kadang di proses sendiri dan tidak masuk ke Bulog, sedangkan kemitraan se cabang ada 50 kemitraan yang terdaftar di bulog.

“Kemitraan itu tidak mesti gabah serapan nya atau hasil proses berasnya di jual di bulog, dan Bulog tidak punya kewenangan untuk melarang dan menindak mereka,” pungkasnya.

Dalam jumpa pers yang dilakukan siang ini di Aula Bulog Bojonegoro, Perum Bulog mengatakan, setiap kemitraan bisa dibeli serapannya Gabah Kering Panen (GKP) sesuai HPP 6500 rupiah, dan Jika di proses medium beras dibeli dengan Harga 12.000 Rupiah.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal
Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern
SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN
HJB ke-349 Diluncurkan, Bupati Tekankan Refleksi Sejarah dan Kualitas Pelayanan
HUT ke-104 PSHT Bojonegoro: Diikuti Ribuan Anggota, Diapresiasi Bupati dan Ketua Cabang

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Rabu, 30 September 2026 - 13:25 WIB

Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Rabu, 23 September 2026 - 17:30 WIB

HJB ke-349 Diluncurkan, Bupati Tekankan Refleksi Sejarah dan Kualitas Pelayanan

Senin, 21 September 2026 - 12:26 WIB

HUT ke-104 PSHT Bojonegoro: Diikuti Ribuan Anggota, Diapresiasi Bupati dan Ketua Cabang

Minggu, 20 September 2026 - 13:57 WIB

Morula IVF Surabaya Siapkan Grand Prize IVF Gratis di Acara Future Family Planning

Berita Terbaru