Soal Keluhan Pelanggan, PLN ULP Sampang Minta Maaf: Gangguan Disebabkan Pohon Tumbang

- Admin

Selasa, 11 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Pemadaman listrik yang sering terjadi di Desa Kodak, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, membuat frustrasi para pelanggan.

Tanpa pemberitahuan, listrik tiba-tiba padam. Kontan aktivitas warga terganggu. Selain itu, pemadaman dilakukan tanpa pemberitahuan ke pelanggan.

Hal ini, membuat para pelanggan bertanya-tanya apakah yang menyebabkan sering terjadinya pemadaman listrik secara berulang.

Menjawab keluhan tersebut, Manager PT PLN (Persero) ULP Sampang, Redi Ramadhan dikonfirmasi melalui Staf Teknis, Hambali, menyebutkan pohon tumbang ditengarai menjadi penyebab seringnya terjadi pemadaman listrik di Desa Kodak.

“Kemarin kalau gak salah, dua kali ada pohon Akasia tumbang dan mengenai jaringan sehingga menyebabkan listrik padam,” ucap Hambali saat ditemui kontributor suarabangsa.co.id, di kantornya, Selasa (11/02/2025).

Baca Juga:  Terus Tekan Penularan Covid 19, Pemkab Sampang Sediakan 60 Rapid Test

Pasca insiden tersebut, kata Hambali, petugas PLN datang untuk melakukan perbaikan dan prosesnya pun memakan waktu yang cukup lama.

“Kan gak langsung cepat, kita juga menyiapkan personil dan material yang dibutuhkan. Kita tetap berusaha secepat mungkin, tapi emang cepatnya segitu untuk pekerjaan kabel putus,” ungkapnya.

Saat ditanya soal status pengaduan pelanggan di aplikasi PLN Mobile yang tidak sesuai fakta, Hambali berdalih bahwa hal tersebut sudah by system.

“Itu system yang bekerja, tetapi yang namanya aplikasi kan tidak 100 persen real. Bisa saja ada beberapa yang mis kan,” dalihnya.

Biasanya, kata dia, jika ada pengaduan dari pelanggan yang masuk di aplikasi PLN Mobile, pasti pelanggan itu dihubungi oleh petugas Layanan Teknik (Yantek).

Baca Juga:  Bupati Sumenep Berlakukan Daftar dan Bayar Uji Kir Secara Online

“Kalau misalnya, petugas Yantek yang bertugas saat itu belum bisa mengerjakan, pasti petugas tersebut konfirmasi dulu ke pelanggan,” akunya.

Terkait status pengaduan pelanggan di aplikasi PLN Mobile yang tercatat menyala sementara, kata dia, salah satu faktornya karena petugas layanan teknik ini ada target.

“Petugas harusnya ada komunikasi dengan pelanggan untuk mengupdate status pengaduan di aplikasi PLN Mobile. Petugas lapangan ini kan ada target,” tuturnya.

Selain faktor itu, lanjutnya, kemungkinan karena ID pelanggan tersebut masuk wilayah sudah tidak padam. Artinya, wilayah yang menyala duluan.

“Kan kita bertahap nyalanya. Jadi, ada beberapa yang sudah menyala dan ada juga ID pelanggan di pusat gangguan itu yang keterangan notifikasinya belum menyala,” imbuhnya.

Baca Juga:  KJP Gelar Muscab, A. Thafi Terpilih Sebagai Ketua

Terkait hal itu, ia meminta maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat pemadaman listrik tersebut.

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat pelanggan PLN atas ketidaknyamanan ini. Kami terus berusaha agar pelanggan nyaman dalam menggunakan aliran listrik PLN,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan harapan pada masyarakat, agar dapat merelakan pohonnya untuk di tebang oleh tim PLN.

“Kami berharap masyarakat mengizinkan petugas kami melakukan perambasan dan penebangan pohon yang berpotensi mengenai jaringan, karena ini terkait untuk kepentingan kita bersama,” pungkasnya.

Penulis : Abdus Salam

Editor : Putri

Berita Terkait

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan
Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo
Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim
Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah
Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi
PROJO Jatim Gelar Konferda di Malang dan Pilih Ketua Baru secara Aklamasi ke H, Muhammad Sholeh
Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:06 WIB

SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro

Kamis, 9 April 2026 - 19:18 WIB

LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum

Berita Terbaru