Ngopi Bareng DPC Projo Bojonegoro, Begini keluhan Petani di Desa Bangilan

- Admin

Jumat, 18 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Air dan kelangkaan pupuk, serta penjualan harga menurun tidak sama dengan daerah lain, menjadi keluhan warga Desa bangilan kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro.

Para petani di daerah Desa bangilan merasakan sulitnya Pupuk dan air, untuk menjelang tanam yang sering terjadi adalah kelangkaan air dan pupuk, menurut Zaenal perlu dibangun kembali adanya irigasi yang dulu sempat diwacanakan oleh belanda, yaitu dilahan solo valay,

“Kita itu bila menjelang musim tanam selalu kesulitan terkait air, dan didesa ini ada solo valay, bagaimana kalau nanti pak wahono jadi bupati bojonegoro, solo valay tersebut di fungsikan sebagai pengairan” harapnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh oleh lelaki yang dipanggil pak jas, dan beberapa warga yang malam ini Hari Kamis 17/10/2024 dalam acara ngopi bareng bersama DPC Projo Bojonegoro, dalam bulan bulan ini belum masa tanam, namun bila menjelang tanam yang paling diharapkan oleh petani itu tidak kesulitan air, serta pupuk dari pupuk subsidi mau pun non subsidi. Apalagi itu sudah sulit(Red:Pupuk dan air) petani juga bila panen juga merasakan rendahnya harga gabah.

Baca Juga:  Curi Sepeda Motor di Sumenep, Warga Pamekasan Ini Harus Berurusan dengan Polisi

“Kita juga berharap ada pendampingan dari pemerintah, terkait kelangkaan pupuk mau pun air dan terkait harga panen yang sering berubah-rubah,sering merugikan petani, dan semoga pak wahono jadi bupati bisa mencarikan solusinya,” harapnya.

Hal tersebut ditanggapi oleh Ketua DPC Projo Bojonegoro Mustakim mengatakan, dengan adanya ngopi bareng bersama petani, DPC Projo Bojonegoro ingin menyerap aspirasi keluh kesah nya petani yang ada di Bojonegoro, dan aspirasi tersebut akan disampaikan oleh Mustakim kepada Pasangan calon Bupati yang akrab dipanggil mas wahono.

Baca Juga:  Bupati Bojonegoro Resmikan Gedung DPRD, Ini Harapannya

“Semua ini akan saya sampaikan kepada mas wahono, dan kami disini selain menyapa bapak-bapak juga ingin program program cepat untuk petani Bojonegoro yang ada di Visi misi mas wahono, termasuk petruk tani,” ungkapnya.

Imbuhnya, Petruk tani adalah pembangunan infrastruktur pertanian, dari pembangunan irigasi, jalan untuk pertanian, juga pembangkitan Bumdes-Bumdes untuk pertanian, serta BUMD dibidang pertanian.

“Apa yang keluhkan tersebut sudah masuk diprogram dan visi misi mas wahono, terkait kesulitan air, kedepan mas Wahono juga akan konsentrasi terkait irigasi, terkait kelangkaan pupuk, yang dilakukan tim Wahono saat ini sedang meminta tambahan kuota pupuk ke pusat (red: Partai pengusung), karena mengenai pupuk itu regulasinya Nasional, kabupaten hanya bisa mengatur distribusinya, terkait harga yang sering berubah rubah, Mas Wahono akan menghidupkan dan mendorong desa, agar Bumdes-bumdes pertanian yang ada, agar bisa menanggulangi harga panen saat panen raya dan membentuk Bumdes bagi Desa yang belum ada Bumdesnya,” pungkasnya.

Baca Juga:  Bersama Forkompimda, Bupati Bojonegoro berangkatkan Parade Oklik 2025

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan
Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Logistik KPU Sumenep 2024 Memasuki Tahapan Ekspose ke Kejati Jatim
Baru Dilantik, Isu Rangkap Jabatan Pedangkat Desa Menanti Peran Kepala DPMD Sumenep
Soroti Belanja Modal dan Bansos yang Mandek, Golkar Bojonegoro Desak Evaluasi Total APBD 2025
Realisasi Pendapatan APBD Bojonegoro 2025 Lampaui Target, Capai 110,51 Persen
Perkuat Layanan Kanker, Siloam Hospitals Surabaya Operasikan LINAC dan CT Simulator
Resmikan PT NPHI, Bupati Bojonegoro Lepas Pengiriman Perdana 7,5 Ton Chip Porang
EastFood dan AllPack Surabaya 2026, Momentum Penguatan Industri Pangan, Kemasan, dan UMKM Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:39 WIB

Olimpiade Sains dan Matematika Tingkat Asia (ASMOPSS) ke-15 Diikuti 6 Negara, Diselengarakan di Bojonegoro

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

Anggaran Melambung Tinggi, Dana Pokir DPRD Bojonegoro Menjadi Sorotan KPK

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:21 WIB

Sembilan Kades di Bojonegoro Diperiksa KPK

Berita Terbaru

IlusIlustrasi Kasus BSPS Sumenep

Daerah

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Jun 2026 - 12:53 WIB