PDOI Jatim Tegaskan Tidak Ikut Aksi 298, Fokus Persiapan Musda

- Admin

Kamis, 29 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, SUARABANGSA.co.id – Perhimpunan Driver Online Indonesia (PDOI) Jawa Timur menegaskan bahwa pihaknya tidak ikut dalam aksi unjuk rasa yang berlangsung hari ini, Kamis (29/8/2024). Pernyataan ini disampaikan oleh Humas PDOI Jawa Timur, Daniel Lukas Rorong.

“PDOI Jawa Timur tidak melakukan aksi unjuk rasa turun ke jalan, baik di Jawa Timur, khususnya di Surabaya, seperti yang dilakukan oleh rekan-rekan ojek online (ojol) di Jabodetabek hari ini, Kamis (29/8/2024),” tegas Daniel.

Meskipun begitu, PDOI Jawa Timur tetap menghormati dan mengapresiasi aksi yang dilakukan oleh rekan-rekan ojek online di Jabodetabek, yang diinisiasi oleh Koalisi Ojol Nasional (KON).

Baca Juga:  Sengkarut Lahan Jembatan Glendeng Bojonegoro, Warga Kalirejo Tagih Janji Relokasi ke DPRD

“Sebagai sesama aktivis dan pejuang driver online, kami di PDOI Jawa Timur mendukung aksi yang dilakukan oleh rekan-rekan ojol di Jabodetabek untuk menyampaikan aspirasinya,” tambah Daniel.

Namun, Daniel juga menekankan bahwa pengemudi ojol dan taksi online yang berada di bawah naungan PDOI Jawa Timur tidak akan ikut turun ke jalan, termasuk di Surabaya yang sering menjadi pusat aksi demo.

“Jika ada yang melakukan aksi demo turun ke jalan, saya bisa pastikan bahwa itu bukan dari PDOI Jawa Timur. Silakan saja jika ingin menyampaikan aspirasi, kami tetap menghormati dan mengapresiasi,” ujarnya.

Baca Juga:  Bersama Bupati se-Madura, Bupati Pamekasan Bertemu Dengan Bassra

Daniel juga menggarisbawahi bahwa PDOI Jawa Timur tidak hanya tidak ikut aksi demo turun ke jalan, tetapi juga melarang pengurus dan anggotanya melakukan aksi sweeping terhadap ojol dan taksi online yang tetap beroperasi, termasuk praktik “tembakan” order fiktif.

“Kami melarang keras adanya aksi sweeping maupun ‘tembakan’ order fiktif. Namun, bagi pengurus dan anggota yang ingin tetap bekerja, baik onbid maupun offbid, dipersilakan. Itu adalah hak mereka,” tegasnya.

Daniel juga mengungkapkan bahwa PDOI Jawa Timur memiliki agenda lain yang tengah dipersiapkan. Saat ini, PDOI Jawa Timur fokus mempersiapkan Musyawarah Daerah sesuai dengan Surat Keputusan Kepres Nomor: 004/I/SK/PP/PDOI/VIII/2024 yang ditandatangani oleh Anang Akbar, Presiden PDOI, dan Reza I. Permana, S.Sos, Sekretaris Jenderal PDOI.

Baca Juga:  Pandemi Covid-19 Belum Berakhir, Pengunjung Objek Wisata Pantai Camplong Sampang Menurun Drastis

“Per tanggal 27 Agustus 2024, saya ditunjuk sebagai PLT Ketua PDOI Jawa Timur sekaligus Koordinator Penyelenggara Musyawarah Regional Jawa Timur. Saya diberi waktu 90 hari sejak tanggal dikeluarkannya Kepres untuk mempersiapkan musyawarah ini,” ungkapnya.

Daniel meminta doa dan dukungan dari seluruh pengurus, anggota, serta semua pihak agar Musda PDOI Jawa Timur dapat berjalan dengan lancar. “Target saya adalah Musda bisa digelar di Surabaya, bertepatan dengan HUT PDOI ke-7 pada 10 November 2024 mendatang,” harapnya.

Penulis : Muji

Editor : Putri

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru