Lebaran di Tengah Pandemi, Nyekar Tradisi Wajib Masyarakat Sampang

- Admin

Senin, 25 Mei 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Dihari kedua Idul Fitri 1441 Hijriah, warga di Kabupaten Sampang tetap menggelar tradisi ziarah makam. Kendati tak sebanyak tahun sebelumnya, namun mereka tetap antusias mengunjungi makam bersama keluarganya.

Ziarah ke makam sanak saudara yang telah meninggal dunia merupakan tradisi warga setempat. Meski di tengah pandemi Covid-19, namun tetap tidak bisa menghilangkan tradisi yang biasa mereka lakukan.

Salah satunya seperti yang terlihat di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun Masaran Timur, Desa Kodak, Kecamatan Torjun. Tidak banyak ritual yang dilakukan saat berziarah, di pemakaman peziarah membaca surat yasin, tahlil dan berdo’a.

Baca Juga:  Seekor Monyet Agresif Resahkan Warga Desa Apaan Pangarengan Sampang

Herman salah seorang peziarah mengatakan, bahwa setiap tahun dia dan keluarganya selalu menziarahi kubur orang tuanya sembari mendoakannya. Menurutnya, berziarah ke makam keluarga saat hari raya Idul Fitri sudah menjadi tradisi.

“Memang sudah tradisi di keluarga, setiap hari raya Idul Fitri kita ziarah ke kubur ini. Kebetulan ini makam orang tua saya,” kata Herman saat dikonfirmasi suarabangsa.co.id, Senin (25/05/2020).

Ia mengaku datang bersama istrinya untuk berziarah. Menurutnya, lebaran kali ini tak ramai seperti tahun lalu karena adanya wabah Covid-19.

Baca Juga:  Ikut Sukseskan Pelaksanaan Pilkada, SMSI Sumenep Gelar Sosialisasi Bagi Komunitas Kepulauan

“Tahun ini memang tak begitu ramai, karena ada corona. Lagian ini kan hanya setahun sekali,” bebernya.

Kendati demikian, Herman tetap mengikuti anjuran pemerintah saat keluar rumah, yaitu menerapkan aturan jaga jarak (physical distancing) dan mengenakan masker.

“Dalam kondisi normal keluarga jauh pasti datang dan bersalam sapa. Berbeda dengan sekarang di masa pandemi Covid-19, mengucapkan Idul Fitri dan memohon maaf lewat virtual saja,” tandasnya.

Suka cita merayakan hari kemenangan tampak di setiap wilayah Kabupaten Sampang. Pemerintah menganjurkan masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan yang telah ditetapkan, baik dalam kegiatan silaturahmi, shalat idul fitri, serta ziarah makam. Tujuannya agar masyarakat terhindar dari penularan Covid-19.

Baca Juga:  Perkuat Jaringan Pelayanan Transportasi Daerah, Asperda Jatim MoU Dengan ASPPI

Berita Terkait

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan
Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal
Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP
Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini
PT BPR Bojonegoro Bungkam Soal Anggaran Konser Rp1,1 Miliar
Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan
Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah
Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:05 WIB

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:39 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:43 WIB

Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP

Senin, 11 Mei 2026 - 17:50 WIB

Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:22 WIB

Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:20 WIB

Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB

Menguak “Tanah Celengan” di Belun, dari Pengakuan Ahli Waris dan Sikap Kadin PMD “Buang Badan” terkait kasus Belun

Berita Terbaru

Politik

Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas

Senin, 11 Mei 2026 - 16:27 WIB