Waspada Banyak Bisnis Baru Gagal di Tahun Kedua Kemunculannya

- Admin

Sabtu, 13 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, SUARABANGSA.co.id – Dalam dunia bisnis, tantangan terbesar yang dihadapi oleh banyak pemilik bukanlah cara merumuskan strategi. Namun, bagaimana mengimplementasikan apa yang sudah dibuat agar bisa berjalan lancar.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa sekitar 90% organisasi gagal dalam melaksanakan strategi mereka. Data juga menunjukkan bahwa sekitar banyak bisnis gagal di tahun kedua dan jarang bisa bertahan hingga tahun kesepuluh.

Artinya pemilik bisnis baru harus benar-benar menjalankan usahanya dengan tepat agar tidak rontok di tahun-tahun pertama. Terlebih pebisnis kurang melakukan riset pasar, tidak punya lokasi yang tidak strategis, pendanaan minim, hingga kekakuan dalam operasional resiko bangkrut jauh lebih tinggi.

Baca Juga:  Soal Pengalihan PI 10%, BUMD Minta Kodeco Tidak Berbelit-Belit

Kegagalan dalam eksekusi juga sering kali disebabkan oleh kurangnya usaha dalam pelaksanaan dan pengukuran strategi. Banyak organisasi fokus pada pengembangan ide-ide strategis tetapi gagal dalam implementasinya.

Oleh karena itu penting untuk memiliki langkah-langkah yang jelas dan terukur untuk menerjemahkan strategi menjadi aksi.

Penulis : Muji

Editor : Putri

Berita Terkait

Hadir di Wilbex 2026, National Hospital Buka Konsultasi Gratis Bagi Pengunjung
XPENG Perluas Pasar Mobil Listrik Pintar di Jawa Timur lewat GIIAS Surabaya 2026
GIIAS Surabaya 2026, BYD Perkenalkan M6 DM untuk Mobilitas Keluarga
GIIAS Surabaya 2026, Wamenperin Soroti Pertumbuhan Kendaraan Ramah Lingkungan
BAIC T1 Jadi Andalan Baru di GIIAS Surabaya 2026, Harga Spesial Rp 393 Juta
VinFast Dorong Konsumen Tak Khawatir Beralih ke Mobil Listrik
GIIAS Surabaya 2026 Perluas Area Pameran, Hadirkan 37 Merek Kendaraan
Tegaskan BUMN Bukan Milik Penguasa, Pidato Presiden Prabowo Raih Tepuk Tangan Riuh Eksekutif-Legislatif Bojonegoro

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12 WIB

DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:29 WIB

Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:29 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:52 WIB

Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Perubahan APBD Tetap Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:35 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Laporan hasil Pembahasan KUA-PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2026

Berita Terbaru