Polisi Ungkap Motif Pembunuhan di Gunung Maddah Sampang, Satu Terduga Pelaku Dibekuk, Satu Orang Masih Buron

- Admin

Selasa, 13 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Tidak Butuh waktu lama, jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sampang, Madura, Jawa Timur, meringkus satu terduga pelaku pembunuhan di Dusun Tengah, Desa Gunung Maddah, Kecamatan Sampang.

Informasi yang diterima kontributor suarabangsa.co.id, peristiwa berdarah ini terjadi pada Senin (12/09/2022) malam, sekitar pukul 20.00 WIB. Korban sempat dilarikan ke RSUD dr Mohammad Zyn, tetapi nyawanya tak tertolong.

Kapolres Sampang AKBP Arman dikonfirmasi melalui Kasi Humas Polres, Ipda Dody Darmawan membenarkan jika pihaknya telah mengamankan satu dari dua orang terduga pelaku pembunuhan. Sementara, kata dia, 1 pelaku lainnya masih buron.

“Iya benar, satu orang terduga pelaku pembunuhan tadi malam di Desa Gunung Maddah sudah kami tangkap. Satu orang lagi masih buron dan dalam pengejaran,” kata Dody, Selasa (13/09/2022).

Baca Juga:  Dampak Carut Marut, 2 Distributor Pupuk Bersubsidi Bondowoso Dicoret, Polda Jatim Agenda Periksa PI

Menurut Dody, penangkapan satu orang terduga pelaku pembunuhan di Desa Gunung Maddah ini selang beberapa jam dari kejadian.

“Pelaku yang diamankan berinisial LY (40), warga Dusun Bandaran, Desa Tamberu Timur, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang,” bebernya.

Dody mengungkapkan, dugaan motif yang melatari terduga pelaku nekat membunuh korban AD (inisial) tersebut ialah dendam atau sakit hati karena sering diajak carok.

Menurut keterangan saksi, imbuh Dody, kejadian itu berawal saat korban yang menaiki sepeda motor tiba dirumahnya dengan terburu-buru karena dikejar oleh terduga pelaku yang juga naik sepeda motor.

“Sesampainya dirumah, korban sempat mengambil clurit didalam rumahnya dan saat keluar sudah ada pelaku didepan rumahnya yang kemudian korban dan pelaku sempat berduel,” urainya.

Baca Juga:  Kandang Sapi Warga Guluk-Guluk Dilalap Si Jago Merah

Namun, lanjut Dody, karena korban kalah jumlah (1 melawan 2) korban sempat lari ke arah jalan depan rumahnya hingga korban terjatuh yang kemudian oleh pelaku dibacok berkali-kali mengenai tubuh korban.

Hasil pemeriksaan, kata Dody, korban mengalami luka diantaranya, luka perut bagian tengah (usus terburai), luka perut bagian bawah dari kiri sampai kanan, luka lengan kiri serta luka Pergelangan tangan sebelah kiri.

“Selain itu, korban juga mengalami luka di lengan kanan sebelah atas, luka pada dada sebelah kiri hingga ketiak belakang, luka punggung belakang bagian atas, luka pelipis kanan sampai bibir dan juga luka di kepala bagian atas,” ungkap Dody.

Baca Juga:  Heboh! Kabarnya Mantan Kades di Sampang di Jemput Paksa Oleh KPK?

Perwira berpangkat satu balok emas dipundaknya ini juga menjelaskan, jika pihaknya telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), meminta keterangan saksi serta mengamankan barang bukti.

“Kami sudah amankan barang bukti berupa, baju milik korban, sebilah senjata tajam jenis clurit diduga milik korban, 3 buah bungkus clurit di temukan di TKP, sepasang sandal, jam tangan, topi, dan Handphone diduga milik korban, dan sebilah senjata tajam terdapat bercak darah diduga milik tersangka,” imbuhnya.

Doddy menambahkan, pihaknya akan terus melakukan pengejaran terhadap satu pelaku lainnya yang masih buron tersebut.

“Sedang dilakukan pengejaran terhadap pelaku yang lain. Mohon doanya agar segera tertangkap pelakunya,” tandas Dody.

Berita Terkait

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal
Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern
SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Rabu, 23 September 2026 - 17:30 WIB

HJB ke-349 Diluncurkan, Bupati Tekankan Refleksi Sejarah dan Kualitas Pelayanan

Berita Terbaru