Pria 37 Tahun di Sumenep Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur

- Admin

Sabtu, 5 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NY (37), pelaku pencabulan anak di bawah umur di Pulau Sapeken, Sumenep diamankan polisi. (Foto Dok. Humas Polres Sumenep)

i

NY (37), pelaku pencabulan anak di bawah umur di Pulau Sapeken, Sumenep diamankan polisi. (Foto Dok. Humas Polres Sumenep)

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – NY (37), seorang nelayan asal Desa Sabuntan Kecamatan/Pulau Sapeken, Kabupaten Sumenep diduga telah melalukan pencabulan terhadap anak di bawah umur.

Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti S mengungkapkan, bahwa pihaknya telah mengamankan pelaku pada tanggal 04 Agustus 2023 di sebuah hutan Dusun Cermen, Kampung Sasampan, Desa Sabuntan, Kecamatan Sapeken.

“Kejadian pencabulan terhadap anak di bawah umur tersebut berawal dari sebut saja Bunga (12 tahun 11 bulan) yang dilaporkan hilang oleh orang tuanya,” kata AKP Widiarti S, Sabtu (5/08/2023).

Baca Juga:  Operasi Pekat Semeru 2020, Polres Sumenep Amankan 171 Miras dan Delapan Muda Mudi

Bunga diketahui kabur dibawa oleh terlapor NY, sehingga AR, paman korban sekaligus pelapor bersama keluarga dan warga setempat melakukan pencarian.

“Kemudian pada hari Jumat, 04 Agustus 2023 sekira Pukul 09.00 WIB korban Bunga dan terlapor NY ditemukan keberadaannya sedang bersembunyi di sebuah hutan di Dusun Cermen, Kampung Sasampan, Desa Sabuntan,” ujar AKP Widiarti.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Polsek Sapeken Polres Sumenep bergerak cepat dengan mengunakan kapal kayu menuju Desa Sabuntan untuk mengamankan NY.

Selanjutnya, pelaku yang berhasil diringkus petugas dibawa ke Polsek Sapeken.

Baca Juga:  Penyeberangan Talango-Kalianget Selalu Antre, Warga Minta Pemkab Ambil Sikap

“Hasil interogasi petugas, terlapor membawa kabur korban yang masih di bawah umur karena telah menyetubuhi korban sebanyak 2 kali,” jelas Widiarti.

Akibat perbuatannya, NY dijerat dengan Pasal 81 dan Pasal 82 UU Nomor 17 Tahun 2016 atas Perubahan UU RI No 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Berdasarkan pasal-pasal itu, pelaku pencabulan tersebut terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Berita Terkait

Satreskrim Polres Pamekasan Masih Buru Pelaku Pengeboman Rumah Ketua KPPS
Rumahnya Dilempari Bom OTK, Begini Cerita KPPS di Pamekasan
Rumah Husairi Ketua KPPS di Pamekasan Porak Poranda Dibom OTK, Ini Kata Kapolda Jatim
Polres Bojonegoro Tangkap Pelaku Pengeroyokan di Desa Mojoranu
Hut YPPP ke-49: STIA Pembangunan Jember Meriahkan Perayaan dengan Lomba dan Acara Kebudayaan
Polres Pamekasan Diduga Ringkus Oknum Kiai yang Juga Perangkat Desa
Peras Kades, Oknum Wartawan di Pamekasan Terkena OTT
Polisi Tangkap Pegawai Honorer Dukcapil Jember

Berita Terkait

Selasa, 20 Februari 2024 - 16:34 WIB

Rumahnya Dilempari Bom OTK, Begini Cerita KPPS di Pamekasan

Minggu, 18 Februari 2024 - 10:16 WIB

Hut YPPP ke-49: STIA Pembangunan Jember Meriahkan Perayaan dengan Lomba dan Acara Kebudayaan

Minggu, 21 Januari 2024 - 11:17 WIB

Konsolidasi Organisasi, Persatuan Wartawan Sampang Gelar Rakoor

Rabu, 17 Januari 2024 - 22:20 WIB

KPK Dikabarkan Lakukan Pemeriksaan di Sumenep, Bidik Kasus Korupsi Gede?

Jumat, 12 Januari 2024 - 16:46 WIB

Pupuk Langka, PMII Pamekasan Turun Gunung

Kamis, 4 Januari 2024 - 09:37 WIB

Polda Jatim Catat 39 Korban Laka Lantas Tewas Selama Operasi Lilin Semeru 2023

Rabu, 3 Januari 2024 - 12:38 WIB

Ada Ledakan di Rumah Warga Sumenep

Selasa, 26 Desember 2023 - 23:05 WIB

Panggung Budaya Madura #2 Meriahkan Hari Jadi ke-400 Sampang

Berita Terbaru

TNI/Polri

Bersama Tim TPID, Polres Bojonegoro Sidak Gudang Beras Bulog

Kamis, 22 Feb 2024 - 20:35 WIB

Peristiwa

Diduga Tekanan Ekonomi, Kakek di Jember Ditemukan Gantung Diri

Selasa, 20 Feb 2024 - 16:42 WIB

Nasional

Rumahnya Dilempari Bom OTK, Begini Cerita KPPS di Pamekasan

Selasa, 20 Feb 2024 - 16:34 WIB