Gema Takbir Akbar Idul Adha 1443 H, Ini Harapan Bupati Sumenep

- Admin

Minggu, 10 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) menggelar Gema Takbir Akbar 1443 H/2022 itu di Lapangan Kesenian Gotong Royong. Sabtu (9/7/2022).

Gema takbir dimulai dengan pemukulan beduk oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi, diikuti Wakil Bupati Nyai Hj. Dewi Khalifah dan secara bergantian para pimpinan Forkopimda.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi berharap momentum Hari Raya Idul Adha 1443 H dapat menumbuhkan empati di kalangan masyarakat.

“Semoga Hari Raya Idul Adha tahun ini dapat menumbuhkan empati bagi sesama, lebih-lebih terhadap warga yang terdampak Covid-19 selama dua tahun terakhir,” kata Bupati Sumenep Achmad Fauzi.

Baca Juga:  Gemasaba Sumenep Serahkan Mandat Pada Syaiful A'la Nyaleg 2024

Belum juga benar-benar berakhir wabah Corona, Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang mewabah terhadap hewan ternak juga menjadi keprihatinan bersama.

Bupati Achmad Fauzi berharap wabah PMK cepat terkendali, supaya keresahan masyarakat akan penyakit yang menjangkiti hewan ternaknya segera berakhir.

“Semoga kasus PMK cepat terkendali di tanah air tercinta, khususnya di Kabupaten Sumenep,” ujar Achmad Fauzi.

Menurut Bupati, ada dua peristiwa penting pada pelaksanaan Idul Adha 2022, yakni terlaksananya ibadah haji dan ibadah kurban.

“Alhamdulillah, sebagian warga Sumenep ada yang dapat melaksanakan ibadah haji meski dengan kuota terbatas setelah 2 tahun dihentikan akibat Covid-19,” ungkapnya.

Baca Juga:  Kehabisan Stok Oksigen, Pasien Kepulauan Arjasa Gagal Dirujuk ke RSUD Sumenep

Peristiwa penting yang kedua adalah ibadah kurban, rangkaian dari pada Hari Raya Idul Adha sehingga disebut juga Idul Qurban.

“Kurban ini adalah media untuk menumbuhkan kesadaran dan peduli kepada sesama agar mengeluarkan sebagian harta kita,” ucap Bupati Achmad Fauzi.

Dari dua peristiwa penting itu, Bupati menyebut ada dua hikmah. Pertama, harus bersyukur kepada Allah SWT karena warga Sumenep yang sudah lama menunggu akhirnya dapat melaksanakan haji tahun ini.

“Hikmah kedua, bagi yang punya harta hendaknya berkurban guna meringankan beban warga yang lainnya,” pesan Bupati.

Baca Juga:  Mantan Wabup Sumenep Tutup Usia

Pihaknya berharap Hari Raya Idul Adha 1443 H menjadi momentum meningkatkan sifat kepedulian terhadap sesama di tengah kondisi prihatin akibat Covid-19 dan PMK.

“Semoga dengan momentum Idul Adha ini, kita bisa menghilangkan yang kurang baik dan menunjukkan sifat-sifat yang humanis kepada sesama,” pungkas Achmad Fauzi.

Berita Terkait

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027
Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan
Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027
Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini
Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA
Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021
Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru