Masyarakat Panik Maraknya PMK, Pemuda PAC GP Ansor Turun Lapang Berikan Edukasi

- Admin

Minggu, 5 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONDOWOSO, SUARABANGSA.co.id – Sejumlah Anggota Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PAC GP ANSOR) Kecamatan Bondowoso, turun lapangan memberikan edukasi kepada masyarakat untuk mengatasi kepanikan dan hoaks terhadap Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak melalui selebaran.

Selebaran edukasi ini berisi penjelasan seputar PMK, baik dari ciri, metode penularan, penanganan, hingga sosialisasi bahwa daging ternak terjangkit PMK aman dikonsumsi.

Selebaran dibagikan kepada para peternak dan pemilik kios daging sapi di Desa Kembang, Kecamatan/Kabupaten Bondowoso, Minggu (5/6/2022).

Baca Juga:  Mobil Bermuatan Ikan Terguling Tol Perak Surabaya

Muhammad Irwanzah, Sekretaris PAC GP Ansor Bondowoso menyampaikan, sosialisasi ini menjadi sangat penting, sebagai bentuk pencegahan untuk mengantisipasi wabah penyakit tersebut.

“Selain itu, ini juga menjadi bentuk ikhtiar kita sebagai Pemuda Penggerak untuk membantu pemerintah,” katanya.

Bantuan edukasi itu baik dalam hal pembinaan dan penguatan kepada para peternak.

“Sehingga peternak juga dapat lebih memiliki pengetahuan dan juga keterampilan dalam mengantisipasi wabah penyakit ini,” imbuhnya.

Heru Affandi, Bendahara PAC GP Ansor Kecamatan Bondowoso menyebut, pengawasan dan pemeriksaan hewan ternak bertujuan agar peternak tidak panik dengan adanya penyakit PMK.

Baca Juga:  Tipu Warga Sumenep, Perangkat Desa di Bondowoso Ini Dibui

“Apalagi dalam hal ini tidak semua peternak memahami secara jelas apa sih sebenarnya PMK ini dan bagaimana mengatasinya,” tuturnya.

Seorang Peternak, Sarrip berterima kasih atas sosialisasi tersebut.

“Saya menjadi tahu lebih banyak tentang PMK, mulai dari ciri sampai penanganannya. Ini juga bagus untuk menangkap hoaks soal PMK yang bikin warga panik,” ulasnya.

Sebelumnya, jajaran kepolisian Polres Bondowoso menggelar penyekatan untuk pencegahan PMK hewan ternak di wilayah setempat, Sabtu (4/6/2022).

Di Polsek Tenggarang misalnya, penyekatan itu mendeteksi dini masuknya PMK ke pasar hewan.

Baca Juga:  Silaturahmi dengan Komponen Masyarakat, Dandim Sampang Bicara soal Revisi UU TNI

“Dari belasan yang periksa, ada 3 sapi yang bergejala dan 1 positif PMK,” ucap Kapolsek Tenggarang AKP Iswahyudi dikonfirmasi ulang, Minggu (5/5/2022).

Penyekatan itu bekerjasama dengan TNI dan Dinas Perikanan dan Peternakan (Disnakkan) Kabupaten Bondowoso.

Iswahyudi menjelaskan, bahwa sapi yang positif PMK itu akan dikembalikan ke kandang nya untuk dilakukan perawatan.

“Ternak tersebut akan dikembalikan ke kandang untuk dilakukan perawatan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru