Niat Menebang Ranting Pohon Mangga, Warga Camplong Sampang Tewas Tersengat Listrik

- Admin

Jumat, 27 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Nasib nahas dialami Bunari, warga Dusun Bata-bata, Desa Plampaan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. Kakek 61 tahun ini tewas akibat tersengat aliran listrik saat hendak menebang ranting pohon mangga yang basah terkena air hujan.

Informasi yang diterima kontributor suarabangsa.co.id, peristiwa tragis itu bermula saat korban hendak mengambil ranting pohon mangga untuk pakan ternak miliknya, tiba tiba ranting pohon mangga yang dipotong itu jatuh mengenai kabel sentral listrik PLN.

Kapolsek Camplong AKP Budi Nugroho menjelaskan, kejadian tersebut terjadi pada Jumat (27/05/2022) sekitar pukul 09.00 WIB. Korban awalnya berniat mengambil daun mangga dengan cara memotong ranting menggunakan sabit.

Baca Juga:  Pemkab Sampang Kembali Raih Opini WTP dari BPK, Bupati: Ini Berkat Kerja Keras Kita Semua

Kemudian, kata Budi, ranting yang dalam keadaan basah itu jatuh mengenai saluran listrik utama milik PLN hingga mengakibatkan arus listrik mengalir ke pohon mangga dan menimbulkan percikan api membuat korban tersengat listrik.

“Iya, betul. Kejadiannya tadi pagi, korban ingin menebang ranting pohon mangga untuk pakan ternaknya. Tapi ranting itu jatuh mengenai kabel listrik hingga korban tersengat aliran listrik,” bebernya saat dikonfirmasi via sambungan telepon.

Mengetahui hal ini, lanjut Budi, warga kemudian mencoba mengevakuasi korban dari atas pohon dengan terlebih dahulu menyingkirkan ranting pohon yang mengenai saluran listrik. Namun sayang, nyawa korban sudah tidak tertolong.

Baca Juga:  Bupati Sampang Wajibkan Tiap Kepala OPD dan Camat Berinovasi Dalam Pembangunan Daerah

“Korban mengalami luka bakar di telapak tangan kiri, bawah lutut kaki kanan, jari-jari kaki kanan dan ibu jari kaki kiri hingga mengakibatkan korban meninggal dunia,” ujarnya.

Menurut dia, saat mendapat laporan atas kejadian tersebut, pihaknya langsung berkoordinasi dengan PLN, agar pohon yang dekat dengan jaringan arus listrik untuk dipotong

“Kita langsung koordinasi dengan PLN. Atas kejadian itu pihak keluarga korban menerima bahwa apa yang dialami adalah musibah dan tidak akan menuntut secara hukum kepada siapapun,” imbuhnya.

Baca Juga:  Perhutani KPH Bondowoso Implementasikan AKHLAK, Ini 6 Arti dan Tujuannya

Budi mengimbau, atas insiden tersebut, masyarakat harus lebih berhati-hati saat hendak memotong dahan pohon yang berdekatan dengan kabel listrik. Hal itu untuk mengindari jatuhnya korban seperti yang dialami Bunari.

“Masyarakat harus lebih berhati-hati. Jikapun ragu, bisa menghubungi petugas yang sudah profesional, atau menguhubungi pihak PLN yang lebih terlatih menangani hal tersebut,” tandasnya.

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru