Asisten Tenaga Ahli Nilai ‘Pengondisian’ Iklan Media Center di Luar Spirit Bupati Sumenep

- Admin

Rabu, 27 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGS.co.id – Dugaan adanya ‘pengondisian’ iklan oleh Graha Pers Media Center di beberapa OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terus menjadi bola liar. Pasalnya, hal tersebut dinilai tidak etis lantaran diperkirakan di luar spirit bupati Sumenep, Madura, Jaw Timur Achmad Fauzi.

“Kalau Graha Pers Media Centre bermuara pada pengondisian iklan OPD itu di luar spirit bupati,” kata Asisten Tenaga Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Pelayanan Publik, Abd. Kadir.

Menurutnya, spirit bupati dalam terbentuknya Graha Pers Media Centre hanya sebatas menjadi pusat informasi dan pemberitaan. Juga, bisa dimanfaatkan wartawan untuk melakukan diskusi dan kajian.

Baca Juga:  Siswa PAUD di Sumenep Laksanakan Upacara Bendera, Petugas Sampai Pembina Upacara Mungil-mungil

“Itulah spirit yang sebenarnya dalam Graha Pers. Tempat mangkal para Jurnalis saja,” ujarnya.

Keberadaanya, menurut mantan Kabag Humas dan Protokol, merupakan terobosan bupati dalam memberikan ruang dan waktu, termasuk juga fasilitas TI (Teknologi Informasi) kepada kuli tinta di Kabupaten ujung Timur Pulau Madura ini.

“Ini sebenarnya kebijakan baik dan keren. Tapi teknisnya tidak sejalan,” tuturnya.

Dalam konteks dugaan pengondisian Iklan, seharusnya tidak terjadi, sebab OPD bisa langsung melakukan komunikasi dengan wartawan. Sehingga, tidak perlu pihak ketiga.

Baca Juga:  Smart DPKS Bakal Terintegrasi dengan Inspektorat

“Tidak perlu menjadi pihak ketiga, bisa langsung dengan medianya,” ungkapnya.

Sehingga, dia menegaskan jika kebijakan iklan bukanlah dari bupati sebab kebijakan teknis. Jadi, bupati pasti tidak masuk dalam urusan teknis.

“Makanya, saya bilang ini diluar spirit bupati,” ucapnya.

Sebagaimana diberitakan, Asosiasi Media Online Sumenep (AMOS) menolak keberadaan Graha Pers Media Centre. Alasannya, lantaran tidak memiliki cantolan hukum yang jelas. Juga, tidak mampu mengakomodir kepentingan wartawan yang ada di Kabupaten dengan logo kuda terbang ini.

Selain itu, organisasi ini juga menyoroti keberadaan Graha Pers Media Centre yang diduga mengondisikan iklan di sejumlah OPD di Sumenep.

Baca Juga:  Internal Komisi IV DPRD Sumenep Bergejolak?

Berita Terkait

KDKMP di Sumenep Disorot, DPRD Singgung Lelang, Kepala Desa Minta Dilibatkan
Amos Gelar FGD Bertajuk ‘Pembangunan KDKMP: Antara Bisnis atau Proyek?’, Soroti Tatakelola
Sahkan Perda Pariwisata dan Kabupaten Layak Anak, Bupati Bojonegoro: Bukti Sinergi Kuat Pemkab dan DPRD
Terima Penghargaan di Malang, Cantika Wahono Beberkan Kunci Sukses Inovasi PKK Bojonegoro
Peringati Harkopnas ke-79, Pasar Wisata Bojonegoro Dipadati Ribuan Peserta Jalan Sehat
Bupati Setyo Wahono Lepas Jalan Sehat Harkopnas: Koperasi Pilar Utama Ekonomi Bojonegoro
Lewat Program IVF Morula Surabaya, Pasutri Sumenep Akhirnya Miliki Bayi Kembar Setelah 22 Tahun
Absen Undangan Kapolres, SMSI Sumenep Tegaskan Bukan Bagian Aksi Boikot
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru