Sebanyak 26 Napi Klas IIB Sumenep Sujud Syukur Setelah Mendapatkan Asimilasi

- Admin

Jumat, 3 April 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Sebanyak 26 narapidana (Napi) Rutan Klas II B Sumenep mendapatkan asimilasi.

Bukan tanpa alasan, Pihak Rutan memberikan asimilasi terhadap para Napi, sehubungan dengan Permenkumham No 10 tahun 2020 tentang syarat pemberian asimilasi dan hak integrasi bagi Napi dan anak dalam rangka pencegahan penanggulangan penyebaran wabah virus Covid-19.

Setelah mendapatkan asimilasi semua Napi yang bebas ini langsung melakukan sujud syukur di depan pintu masuk Rutan Klas IIB Sumenep, hal itu sebagai tanda kebahagiaan mereka karena bisa kembali pulang ke rumah masing-masing.

Baca Juga:  Disdik Sampang Janji Bakal Panggil Oknum Guru yang Pukul Siswanya

Dilansir dari akun Instagram resmi Rutan Sumenep @rutansumenep Kepala Rutan Kelas II B Kabupaten Sumenep, Agus Salim menyampaikan bahwa dengan adanya asimilasi ini, para Napi diharapkan dapat bermasyarakat kembali tanpa melakukan tindakan-tindakan tercela lagi.

“Jelas ini mengurangi warga binaan dan juga mengurangi potensi penyebaran virus Covid-19,” ujarnya.

Sebelum pulang ke kampung halamannya, para Napi di bawa terlebih dahulu ke Kabupaten Pamekasan untuk dilakukan penyemprotan disinfektan dalam mengantisipasi virus Covid-19.

“Selain itu, mereka ke Pamekasan untuk melakukan tandatangan dan setelah itu boleh pulang,” kata Kepala Rutan Kelas II B Kabupaten Sumenep, Agus Salim, Kamis (2/4/2020).

Baca Juga:  Kabar Baik, Humas Satgas Covid-19 Sumenep Umumkan Tiga Pasien Covid-19 Sembuh

Lanjut Agus, bahwa dari 26 orang Napi yang akan segera dibebaskan, satu orang merupakan napi bebas langsung dan sisanya cuti bersama (CB).

“Kami masih proses menunggu tandatangan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan
Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal
Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP
Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini
PT BPR Bojonegoro Bungkam Soal Anggaran Konser Rp1,1 Miliar
Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan
Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah
Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:05 WIB

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:39 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:43 WIB

Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP

Senin, 11 Mei 2026 - 17:50 WIB

Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:22 WIB

Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:20 WIB

Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB

Menguak “Tanah Celengan” di Belun, dari Pengakuan Ahli Waris dan Sikap Kadin PMD “Buang Badan” terkait kasus Belun

Berita Terbaru

Politik

Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas

Senin, 11 Mei 2026 - 16:27 WIB