DPC Projo Bojonegoro Sesalkan Aksi Pemukulan Ade Armando

- Admin

Kamis, 14 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Menyikapi Aksi Mahasiswa, DPC Projo Bojonegoro sangat menyesalkan adanya kelompok orang yang melakukan aksi pemukulan terhadap Dosen Universitas Indonesia (UI) Ade Armando.

Sekertaris Dewan Perwakilan Cabang Projo Bojonegoro Mustakim sangat menyesalkan tindakan kekerasan tersebut.

Menurutnya, apa yang disampaikan mahasiswa sudah senada apa yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo selaku presiden, Para menteri tidak boleh ngomong politik, tidak boleh mengabaikan kondisi lapangan, dan presiden sudah tidak berkenan dengan usulan usulan untuk melakukan ubah konstitusi 3 periode dan penundaan Pemilu.

Presiden lebih konsentrasi dengan penangan Pandemi dan menjaga kebutuhan pokok menjelang lebaran dan bagaimana kondisi Indonesia tidak seperti Amerika yang kini telah diambang resesi.

Baca Juga:  PLN Janjikan Mulai Hari Ini Pulau Madura Kembali Terang

“Menyelamatkan nasib rakyat itu lebih diutamakan oleh pak Presiden, apalagi perang antara Rusia dan Ukraina, Amerika mempengaruhi harga kebutuhan pokok, yang dikonsumsi masyarakat kita, sayangnya para menteri masih ada yang bermanuver demi kepentingan para kapitalis dan Brutus,” terangnya.

Ia mendesak pemerintahan Nasional maupun Daerah segera ada Perumusan dengan cepat terkait Ekonomi (Revolusi ekonomi) dari hulu sampai hilir dan mengevaluasi internal pejabat siapa saja yang selama ini selaku pembantu presiden mau pun didalam birokrasi kabinet yang berkepala tiga, didepan Presiden retorika dengan baik tapi di lapangan berbeda kenyataan, ini yang segera untuk diluruskan, dan gerakan ini harus tegak lurus dari pusat sampai tingkat Daerah.

Baca Juga:  Pemkab Bojonegoro Kembali Salurkan BLT DBHCT, Pj Bupati: Akan Berlanjut Tajun Depan

“Seyogyanya, pemerintahan harus fokus mengurus berbagai kesulitan rakyat, termasuk kenaikan harga bahan pokok, dan bukan akrobat politik, bukan kata kata saja, hanya asal pak Presiden senang. Dan itu diikuti di daerah bagaimana Gubernur senang, Bupati senang, namun pelayanan dibawah tidak maksimal dan tidak berbasis kerakyatan, kurang,” harapnya.

Ia menambahkan, penanganan Covid 19 sangat besar beban Anggaran Pembangunan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pembangunan Belanja Daerah (APBD), dan konflik antara Rusia, Ukraina, Amerika sangat berpotensi menjadi modal kapitalis dan Brutus untuk merusak NKRI, solusi yang utama adalah penegakan Hukum dan pemberantasan Korupsi untuk mengembalikan beban anggaran yang besar yang telah dikeluarkan oleh pemerintah, Nasional mau pun Daerah harus melakukan hal ini, dan hal ini jangan hanya menjadi agenda kepentingan kelompok kelompok pribadi, namun semua ini demi kepentingan Indonesia.

Baca Juga:  Bersama Yayasan Cahaya Ummat Pamekasan, BIN Jawa Timur Gelar Vaksinasi Tahap II

“Sudah saatnya pemerintah melakukan upaya pemberantasan Korupsi dari hulu sampai hilir Bagaimana pun Beban Anggaran dari 2015 sampai 2021 ini besar, Pemberantasan korupsi ini harus dilakukan dari Hulu sampai Hilir dan itu uang rakyat, dan itu juga salah satu program Nawa cita bapak presiden, jangan sampai ada agenda pribadi dan kelompok yang jauh dari kepentingan rakyat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Polemik PAW Desa Bandungrejo Memanas, Istri Ketua BPD Laporkan Akun Facebook ke Polres Bojonegoro
Sinergi Bojonegoro: Setyo Wahono & Nurul Azizah Pimpin Gerakan Indonesia ASRI, Hidupkan Kembali Budaya ‘Sambatan’
Waspada, Modus Pemerasan Oknum Catut Nama Media Suara Bangsa Sasar Pengelolaan Dana Desa di Bojonegoro
Dishub Bojonegoro Tegaskan Portal Jembatan TBB Sesuai Regulasi Zero ODOL, Beri Toleransi lebar hingga 2,3 Meter
BPD Bandungrejo Enggan Gelar Musdes PAW karena Persoalan Anggaran Lama, Komisi A DPRD Bojonegoro Desak Percepatan
Surplus 176 Ribu Ton, Stok Kedelai Nasional Aman hingga Lebaran 2026
Capaian Proyek Minim, Komisi D DPRD Bojonegoro Evaluasi Realisasi Anggaran Dinas PU SDA 2025
Banjir Kiriman Hulu Temayang Rendam Tiga Desa di Kapas Bojonegoro, Polsek Siaga Penuh di Jalur Utama

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 16:31 WIB

Polemik PAW Desa Bandungrejo Memanas, Istri Ketua BPD Laporkan Akun Facebook ke Polres Bojonegoro

Jumat, 13 Februari 2026 - 17:07 WIB

Sinergi Bojonegoro: Setyo Wahono & Nurul Azizah Pimpin Gerakan Indonesia ASRI, Hidupkan Kembali Budaya ‘Sambatan’

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:21 WIB

Waspada, Modus Pemerasan Oknum Catut Nama Media Suara Bangsa Sasar Pengelolaan Dana Desa di Bojonegoro

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:56 WIB

BPD Bandungrejo Enggan Gelar Musdes PAW karena Persoalan Anggaran Lama, Komisi A DPRD Bojonegoro Desak Percepatan

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:53 WIB

Surplus 176 Ribu Ton, Stok Kedelai Nasional Aman hingga Lebaran 2026

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:41 WIB

Capaian Proyek Minim, Komisi D DPRD Bojonegoro Evaluasi Realisasi Anggaran Dinas PU SDA 2025

Rabu, 11 Februari 2026 - 13:59 WIB

Banjir Kiriman Hulu Temayang Rendam Tiga Desa di Kapas Bojonegoro, Polsek Siaga Penuh di Jalur Utama

Rabu, 11 Februari 2026 - 13:25 WIB

Antisipasi Penonaktifan PBI Pusat, Pemkab Bojonegoro Jamin Kepesertaan BPJS 53 Ribu Warga Lewat APBD

Berita Terbaru