Warga Sapeken Sumenep Ditemukan Tewas Mengambang

- Admin

Selasa, 16 Februari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Moh Yusuf (38) warga Desa Paleat, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur ditemukan tewas mengambang di tengah laut, Selasa (16/02) sekitar pukul 13.00 Wib.

Korban pertama kali ditemukan Nelayan yang bernama pak Jon warga Desa Pajenasem Kecamatan Kangayan. Korban ditemukan dalam posisi mengambang dengan badan tengkurap di perairan ujung barat Paliat yang berjarak kurang lebih 2 mil dari lokasi korban tenggelam.

Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S mengatakan bahwa sekitar jam 12:30 WIB masyarakat dan keluarga korban sedang mencari korban di tengah laut menerima telepon dari warga setempat bahwa telah ditemukan mayat laki-laki yang mengambang di perairan ujung barat Paleat.

Baca Juga:  Selingkuh, Oknum Bidan Puskesmas Karang Penang Sampang Resmi Dilaporkan Suami ke Polisi

“Mendengar kabar tersebut keluarga korban bersama anggota Polsek Sapeken dan Syahbandar Sapeken bergerak menuju lokasi yang berjarak 2 mil dari tempat kejadian,” terangnya dalam rilis seperti diterima suarabangsa.co.id.

Kemudian setelah sampai di lokasi segera melakukan evakuasi dan dibawa ke rumah korban di Desa Paleat Kecamatan Sapeken.

“Korban adalah nelayan Desa Paleat yang dikabarkan tenggelam di laut sekira 3 Hari yang lalu pada saat memancing ikan di perairan sebelah utara Paleat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru