Safari Ramadhan di Desa Plampaan Camplong, Bupati Sampang dapat Curhatan Soal Infrastruktur

- Admin

Senin, 11 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Menempuh medan sulit dari sejumlah kondisi geografis wilayah Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, tak menyurutkan kegiatan safari Ramadhan pemkab setempat terlaksana hingga ke seluruh bagian terdalam kota Bahari.

Kegiatan safari Ramadhan pun memberi kesempatan kepada masyarakat untuk menyampaikan langsung seluruh keluh kesah masyarakat setempat kepada pimpinan daerah atas kondisi daerah masing-masing.

Seperti halnya dalam kegiatan safari Ramadhan pada Senin (11/04/2022) sore, Bupati Sampang H Slamet Junaidi bersama Wakil Bupati H Abdullah Hidayat didampingi Sekdakab H Yuliadi Setiawan bersilaturahmi dengan masyarakat Dusun Karang Sambih, Desa Plampaan, Kecamatan Camplong.

Tampak hadir juga Forkopimda serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), rombongan Bupati disambut hangat oleh para tokoh dan masyarakat setempat.

Baca Juga:  Beda Sanksi Denda di Kasus Pelanggaran Prokes Taddan Camplong dan Pajeruan Kedungdung

Pantauan kontributor suarabangsa.co.id, disaat dialog dengan sesi tanya jawab Bupati Sampang dapat berbagai curhatan mulai dari kurangnya tenaga pendidik hingga tentang soal infrastruktur jalan yang rusak.

Bupati H Slamet Junaidi memberikan tanggapan bahwa pihaknya akan memberikan perhatian atas semua kondisi tersebut. Pemkab Sampang, kata dia, tetap berkomitmen untuk menggalakkan pembangunan infrastruktur.

Menurut pria yang kerap disapa Aba Idi, dampak adanya Pandemi Covid-19 sebagian besar anggaran terdampak recoufusing. Sehingga pembangunan yang dilakukan harus berdasarkan skala prioritas.

“Kami selalu mencari terobosan-terobosan bagaimana kita mencari anggaran diluar APBD. Soal infrastruktur, program kami adalah betonisasi dan untuk jalan di Desa Plampaan ini sudah masuk prioritas,” kata Aba Idi, di Masjid Baitur Rohman.

Baca Juga:  Dua Nelayan asal Sampang Diserang Pakai Bom Molotov saat Mencari Ikan di Perairan Kwanyar Bangkalan

Nantinya, kata dia, proses perbaikannya infrastruktur jalan itu akan difokuskan pada jalan Kabupaten kemudian jalan poros desa. Perbaikannya akan dilakukan betonisasi agar bisa bertahan lama dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Karena di Desa Plampaan ini adalah perbatasan Sampang-Pamekasan, maka kita malu kalau tidak segera di perbaiki. Mudah-mudahan sebelum tahun 2023, seluruh infrastruktur di Sampang bisa selesai,” tegasnya.

Soal kurangnya tenaga pendidik yang ada di Kecamatan Camplong, politisi Partai Nasdem itu mengaku jika di wilayah yang dipimpinnya itu masih defisit sekitar 2000 orang guru.

Baca Juga:  Bupati Tapsel Hadiri Pencanangan Sub PIN Polio di Angkola Selatan

Untuk menyikapi hal tersebut, pihaknya sudah mengeluarkan kebijakan dengan cara melarang para guru untuk pindah mengajar ke daerah lain.

“Sejak kepemimpinan kami, para guru ini dilarang pindah ke kabupaten lain. Kami betul-betul berkomitmen untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sampang,” tandasnya.

Sama halnya dengan agenda safari ramadhan di lokasi-lokasi lain yang dikunjungi, Bupati H Slamet Junaidi sebelum melaksanakan dialog bersama masyarakat lebih dulu menyerahkan bantuan kepada sejumlah anak yatim piatu.

Berita Terkait

Meneladani Desa Pungpungan, Saat Kritik Jadi Energi dan Kerendahan Hati Membuahkan Prestasi
Klarifikasi Istilah “Komo-Komo”, Brako Nusantara Datangi Stasiun Bojonegoro
Etika Pejabat Publik, Memahami Batas Ucapan dan Konsekuensi Hukum di Ruang Sidang
Aspirasi Warga Ngampel ke DPRD, Langkah Mendadak di Tengah Padatnya Agenda Dewan
Paradoks Integritas di Kota Angling Darmo
Kades Sumberagung Tegaskan Jalan yang Diprotes Warga Bukan Kewenangan Desa: Itu Jalan Hutan
Menguapnya Dana Desa Talok, Antara Temuan Rp 300 Juta dan Bungkamnya Otoritas
Polemik Beasiswa di Bojonegoro Tuai Reaksi Keras dari Komisi C DPRD

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:58 WIB

Meneladani Desa Pungpungan, Saat Kritik Jadi Energi dan Kerendahan Hati Membuahkan Prestasi

Kamis, 15 Januari 2026 - 13:36 WIB

Klarifikasi Istilah “Komo-Komo”, Brako Nusantara Datangi Stasiun Bojonegoro

Kamis, 15 Januari 2026 - 13:33 WIB

Etika Pejabat Publik, Memahami Batas Ucapan dan Konsekuensi Hukum di Ruang Sidang

Kamis, 15 Januari 2026 - 03:57 WIB

Aspirasi Warga Ngampel ke DPRD, Langkah Mendadak di Tengah Padatnya Agenda Dewan

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:51 WIB

Kades Sumberagung Tegaskan Jalan yang Diprotes Warga Bukan Kewenangan Desa: Itu Jalan Hutan

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:26 WIB

Menguapnya Dana Desa Talok, Antara Temuan Rp 300 Juta dan Bungkamnya Otoritas

Selasa, 13 Januari 2026 - 23:37 WIB

Polemik Beasiswa di Bojonegoro Tuai Reaksi Keras dari Komisi C DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:51 WIB

Portal Digital DPMPD Bojonegoro dan Data Desa Masih Sulit Diakses, Rakyat Hanya Disuguhi ‘Error’

Berita Terbaru