Akibat Pemadaman Listrik Bergilir, Air PDAM di Camplong Sampang Tak Mengalir dan Sering Mati Hidup

- Admin

Jumat, 4 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Pendistribusian air bersih pada pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Trunojoyo Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur sejak beberapa hari terakhir sedikit terganggu.

Pelanggan pun resah, karena hampir setiap hari jam mengalirnya air berkurang. Seperti dirasakan oleh Lilik (34), warga Desa Prajjan, Kecamatan Camplong, yang sehari-hari mengandalkan pasokan air bersih dari PDAM Trunojoyo.

Pada Jumat 4 Maret 2022 ini, ia kembali dibuat kebingungan karena aliran air dari PDAM Trunojoyo tidak kunjung mengalir ke rumahnya.

Hal yang membuatnya tambah kesal, petugas terkait dari PDAM Trunojoyo tak pernah menyampaikan informasi terkait gangguan ini sebelumnya.

Baca Juga:  Pelaku Pembobol Counter Handphone Asal Kedungdung Sampang Digulung Tim Demit

“Iya sudah dari kemarin pendistribusian air ke rumah saya mati. Air itu kan kebutuhan paling penting sehari-hari. Tanpa air banyak aktivitas yang jadi tidak bisa dilakukan, apalagi kalau sekadar mengandalkan pasokan PDAM,” ucapnya.

Lilik berharap kepada manajemen PDAM ke depan, pelayanannya diperbaiki agar jangan sampai merugikan masyarakat pelanggan PDAM. Sebab, kata dia, warga sangat membutuhkan air untuk kebutuhan sehari-hari.

“Saya berharap layanan air PDAM bisa lebih baik lagi jangan sampai merugikan masyarakat karena air merupakan kebutuhan hidup vital. Karena, setiap alirannya mati, sama sekali ‘nggak’ punya air,” ketus dia memungkasi.

Baca Juga:  Pantau Harga Bahan Pokok, Pemkab Probolinggo Lakukan Sidak Tiga Pasar

Menyikapi persoalan tersebut, Direktur Utama (Dirut) PDAM Trunojoyo Sampang Dani Darmawan menjelaskan, penyebab kemacetan air PDAM disebabkan adanya pemadaman listrik secara bergilir.

“Itu imbas listrik yang padam secara bergilir, meskipun padamnya 2 jam tapi efeknya bisa 2 hari baru dapat mengalirkan air ke rumah pelanggan. Tapi kalau di Prajjan belum ada laporan kerusakan pompa atau pipa pecah,” ujar Dani dibalik telepon genggamnya.

Pria yang pernah bertugas di PDAM Surabaya itu mengaku jika dirinya sedang ada rapat di luar Sampang. Ia kemudian mengarahkan kontributor suarabangsa.co.id untuk konfirmasi ke Kabid Teknik.

Baca Juga:  Truk Colt Diesel Seruduk Kendaraan Lain, Satu Orang Tewas

“Saya kebetulan lagi ada Rakerda di luar Sampang jadi tidak bisa cek langsung, silahkan konfirmasi ke Kabid Teknik saya,” tutur Dani mengakhiri pembicaraan.

Sementara itu, Kabid Teknik PDAM Trunojoyo Sampang Makruf, dikonfirmasi terkait hal itu melalui nomor telephone seluler mengaku jika pihaknya sudah menindaklanjuti keluhan tersebut.

“Sudah kami informasikan kepada koordinatornya untuk segera disampaikan kepada operator agar kejadian ini tidak terulang kembali. Mohon maaf atas kelalaian operator kami,” kata Makruf secara singkat.

Berita Terkait

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal
Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern
SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Rabu, 23 September 2026 - 17:30 WIB

HJB ke-349 Diluncurkan, Bupati Tekankan Refleksi Sejarah dan Kualitas Pelayanan

Berita Terbaru