Warga Geram, Listrik di Camplong Sampang Padam Tanpa Pemberitahuan

- Admin

Kamis, 24 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Sejumlah warga Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, mengeluhkan soal pemadaman listrik oleh pihak PT PLN (Persero) setempat.

Apalagi pemadaman tersebut dilakukan tanpa adanya pemberitahuan. Akibatnya, aktivitas rumah tangga menjadi terganggu.

“Saya sangat kesal karena listrik padam tanpa pemberitahuan sebelumnya oleh pihak PLN,” ujar Zakki warga Kecamatan Camplong, kepada kontributor suarabangsa.co.id, Kamis (24/02/2022) malam.

Menurutnya, pihak PLN seharusnya memberikan himbauan pemadaman listrik sebelumnya, sehingga konsumen tahu bahwa ada pemadaman listrik karena gangguan atau perbaikan.

Baca Juga:  Baru Dilantik, Syukron Hafidzi Akan Buat Gebrakan di Sektor Pemuda Longos

Sebab, kata dia, aliran listrik yang ‘biarpet’ (mati-hidup) secara tak beraturan bisa berakibat pada peralatan elektronik rumah tangga mengalami kerusakan.

“Selain dapat membuat warga tidak nyaman, juga dapat berpengaruh pada perabotan elektronik di rumah warga. Pasalnya, naik turun tegangan aliran listrik dapat merusak barang-barang elektronik,” ujarnya.

Olehnya itu, ia berharap agar pihak PT PLN di Sampang dapat memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat sebagai konsumennya.

“Jika mau mematikan aliran listrik, PLN mestinya menyampaikan pemberitahuan. Tapi di sini, mau mati atau pun hidup listrik tak ada yang peduli, sama saja kewajiban konsumen hanya membayar tagihan listrik tanpa mengedepankan kewajiban PLN kepada konsumen,” pungkas Zakki.

Baca Juga:  Masih Bandel Jualan, PKL di Alun-Alun Trunojoyo Sampang Diobrak Satpol PP

Hingga berita ini dilansir, manager PT PLN (Persero) ULP Sampang, Ghafur saat dikonfirmasi terkait hal itu melalui nomor telephone selulernya tidak diangkat meskipun nada sambungnya masih terdengar aktif.

Berita Terkait

Dalam Sosialisasi UU KUHAP Baru Bagi PPNS, Kapolres Berharap, Penyidik harus Menjalankan Tugas Dengan Profesional
PK PMII INKADHA Pertanyakan Transparansi Pengadaan Lahan Markas Batalyon di Parsanga Sumenep
Menguak Gurita Masalah BPR Bojonegoro, Di Balik Konser Band Ungu dan Akhir Jabatan Direktur Utama
Dua Pengusaha asal Kalitidu Bojonegoro Berkorban Puluhan Sapi
Wuling Eksion Ramaikan IIMS Surabaya 2026, Tawarkan SUV Keluarga Berteknologi EV dan PHEV
IIMS Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Disperindag Jatim Sebut Jadi Simbol Kemajuan Industri Otomotif
Gubernur Jatim dan Bupati Setyo Wahono Kompak Layani Swafoto Ribuan Buruh di Dander
Kunjungi Bojonegoro, Gubernur Jatim Serahkan BLT DBHCHT Buruh Rokok dan Resmikan Masjid Nur Khofifah

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:02 WIB

Dalam Sosialisasi UU KUHAP Baru Bagi PPNS, Kapolres Berharap, Penyidik harus Menjalankan Tugas Dengan Profesional

Sabtu, 30 Mei 2026 - 03:47 WIB

PK PMII INKADHA Pertanyakan Transparansi Pengadaan Lahan Markas Batalyon di Parsanga Sumenep

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:47 WIB

Menguak Gurita Masalah BPR Bojonegoro, Di Balik Konser Band Ungu dan Akhir Jabatan Direktur Utama

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:51 WIB

Dua Pengusaha asal Kalitidu Bojonegoro Berkorban Puluhan Sapi

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:58 WIB

IIMS Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Disperindag Jatim Sebut Jadi Simbol Kemajuan Industri Otomotif

Senin, 25 Mei 2026 - 17:36 WIB

Gubernur Jatim dan Bupati Setyo Wahono Kompak Layani Swafoto Ribuan Buruh di Dander

Senin, 25 Mei 2026 - 15:50 WIB

Kunjungi Bojonegoro, Gubernur Jatim Serahkan BLT DBHCHT Buruh Rokok dan Resmikan Masjid Nur Khofifah

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:14 WIB

Diisukan Masalah Ijazah, Anggota DPRD Bojonegoro SP Siap Laporkan Balik Pihak Pelapor jika Tak Terbukti

Berita Terbaru