IPPNU Sumenep Gelar Konfercab XXI, Wabup: ‘Kader Bukan Hanya Harus Jadi Harapan Mertua’

- Admin

Minggu, 30 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Orang nomor dua di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Nyai Hj Dewi Khalifah secara resmi membuka acara Konferensi Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Sumenep yang bertempat di Karangcampaka Kecamatan Bluto, Sabtu (29/01/2022).

Para peserta Konfercab XXI IPPNU terdiri dari PAC, Komisariat, Ranting, Anak Ranting dan Komisariat se Kabupaten Sumenep, dengan mengusung tema ‘Berfikir Positif, Bergerak Adaptif’.

Kegiatan Konfercab merupakan kegiatan musyawarah tertinggi dalam merumuskan arah kebijakan cabang dan penentuan ketua baru.

Baca Juga:  Soal Pemadaman Listrik di Camplong, PLN ULP Sampang Sampaikan Permohonan Maaf

Nyai Hj Dewi Khalifah, sebagai Wakil Bupati Kabupaten Sumenep, menyampaikan berapa pesan kepada seluruh kader IPPNU yang akan melaksanakan Konfercab.

“Hari ini kita krisis soal literasi maka, IPPNU harus mampu membangkitkan itu melalui pelatihan kepenulisan,” terangnya pada saat memberikan sambutan.

Menurutnya, bahwa kader-kader IPPNU bukan hanya harus menjadi harapan mertua, namun para kader harus menjadi harapan Nusa dan Bangsa Indonesia.

“Tapi saya mengingingkan kalian benar-benar menjadi harapan nusa bangsa dan agama,” imbuhnya.

Lebih lanjut, ketua Muslimat NU ini meminta kader IPPNU dalam menghadapi perkembangan zaman maka perlu pengembangan skil.

Baca Juga:  Kepala Satpol PP Pamekasan Dilantik, Ini Pesan Bupati

“Apa tantanganya kalian semua, yang pertama meningkatkan kapabilitas diri,” lanjutnya.

Bahkan Nyai Eva, menegaskan, meskipun jenjang kalian masih MTS tetapi soal keilmuan kalian sudah tingkat Sarjana.

“Maka saya akan bangga sebagai senior ketika kalian usianya di MTS tetapi keilmuanya sudah S1,” pungkasnya.

Berita Terkait

Sistem Pemilu Berubah, Gus Fauzan Pastikan Mesin Politik PKB Bojonegoro Siap Hadapi Tantangan 2029
DPRD Bojonegoro Fasilitasi Dengar pendapat terkait Bendungan Karangnongko, Bahas Transparansi Santunan Rp 8 Miliar
Gelar RDP Soal Konser Ungu, Komisi C DPRD Bojonegoro Pastikan Bebas APBD dan CSR
Kasus Dugaan Ijazah Ilegal Legislator Bojonegoro: Ketua KPU Dipanggil Polisi untuk Klarifikasi
Mengendap Lama, Kasus Dugaan Korupsi Logistik KPU Sumenep Belum Ada Perkembangan
Begini Komentar Ketua Komisi C, Terkait Anomali DTSEN dari BPS yang Belum Rampung
Kemenperin Dorong Industri Kayu dan Furnitur Bertransformasi Digital Lewat Indowood Expo 2026
Tak Sekadar Pameran, Indowood Expo 2026 Bidik Penguatan Ekosistem Industri Furnitur

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:20 WIB

Sistem Pemilu Berubah, Gus Fauzan Pastikan Mesin Politik PKB Bojonegoro Siap Hadapi Tantangan 2029

Jumat, 12 Juni 2026 - 05:03 WIB

DPRD Bojonegoro Fasilitasi Dengar pendapat terkait Bendungan Karangnongko, Bahas Transparansi Santunan Rp 8 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 - 04:59 WIB

Gelar RDP Soal Konser Ungu, Komisi C DPRD Bojonegoro Pastikan Bebas APBD dan CSR

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:04 WIB

Kasus Dugaan Ijazah Ilegal Legislator Bojonegoro: Ketua KPU Dipanggil Polisi untuk Klarifikasi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 01:56 WIB

Begini Komentar Ketua Komisi C, Terkait Anomali DTSEN dari BPS yang Belum Rampung

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:19 WIB

Kemenperin Dorong Industri Kayu dan Furnitur Bertransformasi Digital Lewat Indowood Expo 2026

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:50 WIB

Tak Sekadar Pameran, Indowood Expo 2026 Bidik Penguatan Ekosistem Industri Furnitur

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:02 WIB

Dalam Sosialisasi UU KUHAP Baru Bagi PPNS, Kapolres Berharap, Penyidik harus Menjalankan Tugas Dengan Profesional

Berita Terbaru