Selama 2021, Angka Lakalantas di Pamekasan Menurun

- Admin

Jumat, 31 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMAKEASAN, SUARABANGSA.co.id – Selama tahun 2020 dan 2021, sejumlah kasus kriminalitas dan angka kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di Pamekasan mengalami peningkatan.

Meski mengalami penurunan kasus, namun tindak pelanggaran pemakaian narkoba khususnya jenis sabu tetap menduduki peringkat teratas.

Hal itu dipaparkan Kapolres Pamekasan, AKBP Rogib Triyanto dalam rilis kasus selama tahun 2021 di Gedung Bhayangkara Polres, Kamis (30/12/2021) sore. Dalam rilis itu, kapolres didampingi Kasatreskrim Polres Pamekasan, AKP Tomy Prambana dan Kasubag Humas Polres Pamekasan, AKP Nining DPS.

Kapolres awalnya mengungkapkan bahwa untuk kasus narkoba pada 2021 ini terjadi penurunan dibanding 2020. Karena pada 2020, polisi berhasil mengungkap 110 kasus narkoba dengan jumlah tersangka 175 orang. Sedangkan pada 2021, ada 98 kasus narkoba dengan 141 tersangka.

Baca Juga:  Penyakit DBD di Pamekasan Tembus 314 Kasus, Masyarakat Diimbau Lakukan Upaya Pencegahan

Tetapi perlu dicermati, dari kasus narkoba selama dua tahun itu, yang paling menonjol adalah pengungkapan sabu dan pemakai sabu

Pada 2020 kemarin ada 95 tersangka pengedar, 80 penikmat sabu, barang bukti 180 gram sabu, diikuti 46 butir ekstasi serta 586 butir pil okerbaya. Dan pada 2021, hanya ada status tersangka produksi 2 orang, pengedar 100 orang dan pemakai 39 orang.

Rinciannya, untuk kasus narkoba di 2021 ini, terdiri atas 86 kasus sabu, disusul 1 kasus ganja, 3 kasus ekstasi dan 8 kasus pil. Sedang tersangkanya adalah 125 orang pemakai sabu, 1 orang penikmat ganja, 5 orang penikmat ekstasi dan 10 orang pengguna pil.

“Dan lokasi para tersangka ditangkap, yakni 8 kasus di hotel, 42 kasus di tempat umum atau terbuka. Kemudian 48 kasus di pemukiman warga dan 2 kasus di dalam tahanan. Rata-rata usia yang terlibat kasus narkoba ini antara 24 – 64 tahun. Pendidikannya setingkat SLT dan sebagian besar pekerja swasta,” ungkap kapolres.

Baca Juga:  Polres Pamekasan Ringkus Spesialis Pelaku Pencurian Ranmor

Menurut kapolres, untuk kasus kriminalitas pada 2021 ini terjadi peningkatan. Pada 2020 ada 460 kasus dan yang diselesaikan sebanyak perkara. Sedang pada 2021 ini, terjadi 700 kasus dan yang diselesaikan sebanyak 493 kasus.

Untuk pengungkapan 493 kasus itu, terdiri atas 94 kasus penganiayaan, 80 kasus penipuan, 65 kasus pencurian, 45 kasus penggelapan, 43 kasus curanmor dan 4 kasus pembunuhan dan 162 kasus lainnya.

Dikatakan kapolres, untuk kasus lakalantas pada 2021 ini terjadi peningkatan dibanding 2020. Pada 2020, jumlah kasus sebanyak 267 lakalantas, meninggal 108 orang, luka berat 2 orang, luka ringan 276 orang dan kerugian material Rp 544.150.000. Dan ada 11.646 pelanggaran tilang.

Baca Juga:  Kampus UPH Surabaya Kini Pindah ke Samator Building

Sementara untuk 2021, ada 276 lakalantas dengan jumlah meninggal 103 orang, luka berat nihil dan luka ringan 281 dengan kerugian Rp 587.400.000.

“Untuk pelanggar yang ditilang hanya 300 pelanggar. Ini penurunan, mungkin karena di masa pandemi,” terangnya.

Ditambahkan, para pelaku pelanggaran pada 2021 ini, didominasi kalangan swasta sebanyak 1.211 orang dengan usia antara 20 – 30 tahun. Kendaraan yang digunakan sebagian besar sepeda motor, sebanyak 2.747 unit. Dan untuk pelanggaran knalpot brong sebanyak 121 motor.

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru