Berisiko Timbulkan Kerumunan, Acara Pesta Rakyat di Camplong Sampang Resmi Dibatalkan

- Admin

Kamis, 30 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Rencana live show pesta hiburan rakyat yang melibatkan seluruh Kepala Desa di dua wilayah, yakni wilayah Kecamatan Camplong dan Omben pada malam pergantian tahun baru 2022 batal digelar.

Acara dangdutan tersebut rencananya akan digelar di Desa Madupat, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur pada Jumat (31/12/2021) malam.

Sebelumnya, pamflet gelaran pesta rakyat di malam pergantian tahun baru tersebut viral di media sosial (medsos) Facebook. Bahkan, kegiatan itu juga di lansir salah satu media online hingga beredar luas di WhatsApp grup.

Alasan pembatalan acara itu tidak lain mematuhi aturan pemerintah yang melarang adanya kegiatan malam pergantian tahun baru dalam bentuk apapun. Hal ini dilakukan untuk menghindari lonjakan kasus Corona.

Baca Juga:  Membanggakan, Dua Siswa Al-Karimiyyah Borong Juara di OKARA 2020

Larangan kegiatan Tahun Baru 2022 diatur dalam Inmendagri Nomor 66 Tahun 2021 Tentang Pencegahan dan Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 Pada Saat Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Inmendagri tersebut ditetapkan oleh Mendagri Tito Karnavian pada 9 Desember 2021. Aturan larangan Tahun Baru 2022 berlaku mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

Ketua Panitia, Masfur memastikan bahwa pesta hiburan rakyat tersebut telah resmi dibatalkan. Sebab, saat ini ada larangan untuk tidak menggelar kegiatan dalam bentuk apapun di malam Tahun Baru 2022.

“Kami akan tetap mentaati peraturan dari pemerintah, nggak boleh ada kerumunan orang, nggak boleh ada keramaian. Karena masih covid, jadi kami dihimbau untuk tidak menggelar kegiatan yang berpotensi menjadi kerumunan massa,” kata dia saat dihubungi kontributor suarabangsa.co.id, Kamis (30/12/2021).

Baca Juga:  Hujan Dengan Intensitas Tinggi Mulai Guyur Wilayah Sampang, Warga Diimbau Waspada

Menurut Masfur, keputusan pembatalan kegiatan tersebut diambil merupakan usaha untuk kebaikan bersama. “Untuk kebaikan dan untuk keselamatan bersama juga,” tutupnya.

Sementara itu, pembatalan acara pesta rakyat ini juga dibenarkan Kapolsek Camplong, AKP Budi Nugroho.

“Informasi yang kami dapat memang benar, bahwa acaranya digagalkan. Tidak seperti yang sudah direncanakan sebelumnya,” kata Budi.

Budi menambahkan jika pembatalan dilakukan oleh pihak panitia lantaran capaian vaksinasi di wilayahnya belum memenuhi target 70%. Selain itu, juga adanya Inmendagri Nomor 66 Tahun 2021.

“Tidak boleh ada kegiatan malam tahun baru di masyarakat. Kita “cooling down” dulu, jangan sampai posisi kita yang sudah terkendali ini muncul masalah lagi,” kata Budi.

Baca Juga:  Kapolda Jatim Pastikan Kesiapan Malam Gebyar Nusantara Gemilang Jawa Timur 2022

Pihaknya juga meminta masyarakat untuk tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19. Apalagi, telah muncul varian baru Omicron yang penyebarannya disinyalir lebih cepat.

“Diharapkan kesadaran masyarakat akan upaya ini. Sebab, momen tahun baru ini masih dalam situasi pandemi Covid-19. Apalagi, saat ini ada ancaman varian baru yakni Omicron yang sudah ditemukan di Indonesia,” pintanya.

Budi juga memastikan, akan melakukan pengawasan dan pemantauan di lapangan agar tidak ada masyarakat yang menggelar kegiatan mengundang kerumunan masyarakat.

“Kami mengimbau perayaan pergantian tahun baru 2022, sebaiknya dilaksanakan bersama keluarga di rumah saja dan jangan keluar, hindari kerumunan, jangan ada event yang bisa menyebabkan kerumunan,” ujar Budi memungkasi.

Berita Terkait

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal
Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern
SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Rabu, 23 September 2026 - 17:30 WIB

HJB ke-349 Diluncurkan, Bupati Tekankan Refleksi Sejarah dan Kualitas Pelayanan

Berita Terbaru