Berisiko Timbulkan Kerumunan, Acara Pesta Rakyat di Camplong Sampang Resmi Dibatalkan

DBHCHT Sumenep

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Rencana live show pesta hiburan rakyat yang melibatkan seluruh Kepala Desa di dua wilayah, yakni wilayah Kecamatan Camplong dan Omben pada malam pergantian tahun baru 2022 batal digelar.

Acara dangdutan tersebut rencananya akan digelar di Desa Madupat, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur pada Jumat (31/12/2021) malam.

Sebelumnya, pamflet gelaran pesta rakyat di malam pergantian tahun baru tersebut viral di media sosial (medsos) Facebook. Bahkan, kegiatan itu juga di lansir salah satu media online hingga beredar luas di WhatsApp grup.

Alasan pembatalan acara itu tidak lain mematuhi aturan pemerintah yang melarang adanya kegiatan malam pergantian tahun baru dalam bentuk apapun. Hal ini dilakukan untuk menghindari lonjakan kasus Corona.

Larangan kegiatan Tahun Baru 2022 diatur dalam Inmendagri Nomor 66 Tahun 2021 Tentang Pencegahan dan Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 Pada Saat Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Baca Juga:  Undang Kerumunan Massa, Polres Sampang Bubarkan Lomba Balap Kelinci di Torjun

Inmendagri tersebut ditetapkan oleh Mendagri Tito Karnavian pada 9 Desember 2021. Aturan larangan Tahun Baru 2022 berlaku mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

Ketua Panitia, Masfur memastikan bahwa pesta hiburan rakyat tersebut telah resmi dibatalkan. Sebab, saat ini ada larangan untuk tidak menggelar kegiatan dalam bentuk apapun di malam Tahun Baru 2022.

“Kami akan tetap mentaati peraturan dari pemerintah, nggak boleh ada kerumunan orang, nggak boleh ada keramaian. Karena masih covid, jadi kami dihimbau untuk tidak menggelar kegiatan yang berpotensi menjadi kerumunan massa,” kata dia saat dihubungi kontributor suarabangsa.co.id, Kamis (30/12/2021).

Menurut Masfur, keputusan pembatalan kegiatan tersebut diambil merupakan usaha untuk kebaikan bersama. “Untuk kebaikan dan untuk keselamatan bersama juga,” tutupnya.

Baca Juga:  Kapolda Jatim Hadiri Penandatanganan Komitmen Bersama Penanggulangan Covid19

Sementara itu, pembatalan acara pesta rakyat ini juga dibenarkan Kapolsek Camplong, AKP Budi Nugroho.

“Informasi yang kami dapat memang benar, bahwa acaranya digagalkan. Tidak seperti yang sudah direncanakan sebelumnya,” kata Budi.

Budi menambahkan jika pembatalan dilakukan oleh pihak panitia lantaran capaian vaksinasi di wilayahnya belum memenuhi target 70%. Selain itu, juga adanya Inmendagri Nomor 66 Tahun 2021.

“Tidak boleh ada kegiatan malam tahun baru di masyarakat. Kita “cooling down” dulu, jangan sampai posisi kita yang sudah terkendali ini muncul masalah lagi,” kata Budi.

Pihaknya juga meminta masyarakat untuk tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19. Apalagi, telah muncul varian baru Omicron yang penyebarannya disinyalir lebih cepat.

Baca Juga:  Capaian Vaksinasi Rendah, Status PPKM Kabupaten Sampang Terlempar ke Level Tiga

“Diharapkan kesadaran masyarakat akan upaya ini. Sebab, momen tahun baru ini masih dalam situasi pandemi Covid-19. Apalagi, saat ini ada ancaman varian baru yakni Omicron yang sudah ditemukan di Indonesia,” pintanya.

Budi juga memastikan, akan melakukan pengawasan dan pemantauan di lapangan agar tidak ada masyarakat yang menggelar kegiatan mengundang kerumunan masyarakat.

“Kami mengimbau perayaan pergantian tahun baru 2022, sebaiknya dilaksanakan bersama keluarga di rumah saja dan jangan keluar, hindari kerumunan, jangan ada event yang bisa menyebabkan kerumunan,” ujar Budi memungkasi.

Leave a Reply