Hujan Dengan Intensitas Tinggi Mulai Guyur Wilayah Sampang, Warga Diimbau Waspada

- Admin

Sabtu, 20 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Dalam beberapa hari terakhir, hampir seluruh wilayah Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebat.

Sebagai antisipasi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat menghimbau masyarakat agar waspada cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di bumi kota Bahari.

Potensi cuaca ekstrem itu diperkirakan dapat menimbulkan bencana hidrometeorologi berupa banjir, angin kencang, pohon tumbang dan puting beliung.

Peringatan dini disampaikan terutama untuk masyarakat yang berada dan tinggal di wilayah rawan bencana hidrometeorologi.

Baca Juga:  Vaksin Sinovac Dipastikan Aman, Tim Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Torjun Sampang Gelar Sosialisasi Vaksinasi

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang Asroni mengatakan munculnya cuaca ekstrem itu akibat perubahan dari El nino ke La nina.

“Intensitas hujan masih sangat tinggi, jadi kita menghimbau kepada masyarakat agar tidak panik, namun tetap waspada terhadap dampak dari cuaca ekstrem tersebut,” imbaunya, Sabtu (20/11/2021).

Oleh sebab itu, kata dia, perlu dilakukan analisis dan pemetaan wilayah berdasarkan potensi rawan bencana alam. Ia menyebut daerah-daerah yang rawan terjadi bencana longsor, yakni di Kecamatan Robatal, Kedungdung, Tambelangan dan Karang Penang.

Baca Juga:  Jelang Libur Akhir Tahun 2020, Ini Pesan Satgas Covid-19 Kabupaten Sampang

“Sedangkan daerah yang rawan banjir itu di Kecamatan Torjun, Jrengik dan wilayah kota. Kemudian, bencana angin puting beliung berpotensi terjadi di Kecamatan Sreseh, Camplong, Omben, Karang Penang, Torjun dan Kecamatan Jrengik”,” bebernya.

Untuk mencegah korban jiwa, warga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian yang memungkinkan adanya bencana mengintai di setiap kecamatan.

Diharapkan, dengan adanya himbauan seperti ini, masyarakat agar waspada dan bisa mengantisipasi sebelum ada bencana. Segera laporkan kepada kami, jika potensi terjadi bencana, sehingga tidak ada korban jiwa,” pungkasnya.

Baca Juga:  Sejumlah Oknum Pegawai Puskesmas Camplong Kerap Bolos, Begini Kata Sekda Sampang

Berita Terkait

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
KDKMP di Sumenep Disorot, DPRD Singgung Lelang, Kepala Desa Minta Dilibatkan
Amos Gelar FGD Bertajuk ‘Pembangunan KDKMP: Antara Bisnis atau Proyek?’, Soroti Tatakelola
Sahkan Perda Pariwisata dan Kabupaten Layak Anak, Bupati Bojonegoro: Bukti Sinergi Kuat Pemkab dan DPRD
Terima Penghargaan di Malang, Cantika Wahono Beberkan Kunci Sukses Inovasi PKK Bojonegoro
Peringati Harkopnas ke-79, Pasar Wisata Bojonegoro Dipadati Ribuan Peserta Jalan Sehat
Bupati Setyo Wahono Lepas Jalan Sehat Harkopnas: Koperasi Pilar Utama Ekonomi Bojonegoro
Lewat Program IVF Morula Surabaya, Pasutri Sumenep Akhirnya Miliki Bayi Kembar Setelah 22 Tahun

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru