Kabupaten Pamekasan Bakal Jadi Tuan Rumah MTQ XXIX

- Admin

Minggu, 24 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Ajang perhelatan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Jawa Timur yang ke XXIX bakal kembali digelar.

Untuk tahun 2021 ini Kabupaten Pamekasan dipercaya menjadi tuan rumah, dan acara tersebut akan dimulai pada tanggal 2 hingga 11 November 2021 mendatang.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengingatkan, tujuan pelaksanaan MTQ Jatim yang ke XXIX bukan sekedar berlomba untuk membaca Al-Quran dengan kriteria tajwid, fasohah (kefasihan membaca), gaya lagu dan suara saat membaca ayat suci Al Quran saja.

“Akan tetapi lebih dari itu, MTQ juga menjadi ajang untuk mencintai dan memperkuat atmosfer qurani dalam kehidupan sehari-hari,” ucapnya.

Atmosfer Qur’ani yang disebut Khofifah adalah bagaimana membangun kehidupan, perilaku, pikiran hingga hati masyarakat yang berlandaskan Al Qur’an seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah Muhammad SAW.

Dirinya juga yakin jika atmosfer qurani itu begitu kuat, maka kehidupan seperti yang dicontohkan Rasulullah Muhammad SAW saat memimpin kota Yastrib (kota Madinah) yang saling menghormati, yang mayoritas melindungi yang minoritas, perlindungan atas hak ekonomi, bela negara dan perlindungan keselamatan kehidupan.

Baca Juga:  Harga Palawija Terus Meroket, Warga Pamekasan Mulai Ketar-Ketir

“Al Qur’an itu sebagai pedoman hidup. Saya berharap Al-Quran tidak hanya dibaca, tapi dipahami lalu diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Inilah saatnya kita membangun atmosfer kehidupan Qur’ani, perilaku Qur’ani, pikiran yang Qur’ani bahkan hatinya digerakkan nilai-nilai yang Qur’ani,” tutur Gubernur Khofifah di sela acara Soft Launching MTQ ke XXIX di Kabupaten Pamekasan, Minggu (24/10) sore.

Diikuti oleh 1.700 orang peserta yang mewakili dari 38 Kab/Kota, Khofifah menyampaikan bahwa ajang MTQ Provinsi ini menjadi kesempatan untuk menyebar dan membangun kesantunan dan tata krama nasional bagi generasi penerus bangsa. Menurutnya, sebagai bangsa besar yang majemuk dan dikelilingi berbagai perbedaan, melalui Atmosfer Qur’ani diharapkan bisa menciptakan masyarakat yang saling bisa memahami perbedaan yang satu dengan yang lain.

“Inilah proses yang harus kita lakukan untuk membangun kesantunan, tata krama nasional untuk bisa saling memahami perbedaan yang satu dengan yang lain. Jika ada perbedaan pendapat, tidak serta merta melakukan punishment, tetapi tabayyun,” tuturnya.

Baca Juga:  Ratusan Orang di Pamekasan Hancurkan Tempat Hiburan Malam

Penyelenggaraan MTQ tingkat Provinsi kali ini terpantau beragam karena akan ditempatkan dibeberapa titik yakni, Masjid Agung Pamekasan, Masjid IAIN, Balai Redjo, Kantor Bakorwil Pamekasan, dan Aula Kemenag Pamekasan. Juga pelaksanaan lomba dilakukan di Aula SMA 2, Aula SMK 2 dan SMK 3, Pendopo Wabup, Gedung Pemuda hingga kantor PCNU.

Namun demikian, lanjut dia, protokol kesehatan ketat tetap dijalankan guna meminimalisir kemungkinan terjadinya penularan Covid-19. Pun, termasuk bagi seluruh peserta yang terlibat baik dari Provinsi maupun Kabupaten/Kota, relawan, panitia, hakim dan seluruh pihak yang terlibat diwajibkan telah menjalani vaksinasi. QR Code melalui aplikasi peduli lindungi juga telah disiapkan di semua venue guna memantau pergerakan penyelenggaraan MTQ agar tetap aman.

“Ini saatnya kita bersiap-siap, untuk bisa terus sejalan dalam menyelenggarakan acara dengan tetap menjaga protokol kesehatan. Saya minta semuanya dijaga sebaik-baiknya. Karena ini agenda provinsi maka kami bersama-sama tentunya kami akan dukung penuh demi kelancaran dan kesuksesan MTQ ke 29,” jelasnya.

Baca Juga:  Bupati Pamekasan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Pamekasan dari Desa

Sementara itu, Bupati Pamekasan, Badrut Tamam mengatakan ada empat sukses, pertama sukses pelaksanaan dan prestasi, kedua, sukses protokol kesehatan dan vaksin, ketiga, sukses ekonomi, keempat, sukses membangun atmosfer Al Qur’ani di Kabupaten ini.

Untuk sukses ekonomi, Mas Tamam panggilan akrab Bupati, menjelaskan program wirausaha baru mencetak 2.000 orang, didukung pelatihan, modal dan peralatan dan Desa Tematik. Setiap Kepala Desa menciptakan produk lokal yang akan dipasarkan di kegiatan MTQ nantinya.

“Membangun atmosfer Al Qurani, amaliyah dan diniyah yang cinta kasih, saling tolong menolong serta mendorong amaliyah dan diniyah mengajak bukan mengejek. Menjadi Islam yang Panan. Alhamdullah, mulai Rabu akan datang selama 29 hari, mulai pra hingga pasca MTQ morotal Al Quran, di pekantoran, pesasntren dan sekolah,” ujar Badrut.

Berita Terkait

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional
Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal
Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Rabu, 30 September 2026 - 13:25 WIB

Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terbaru

Daerah

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Senin, 5 Okt 2026 - 20:49 WIB