Masih Ingat Kasus Pemukulan Siswa SMP di Sampang? Begini Perkembangannya Sekarang

- Admin

Rabu, 6 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Kasus kekerasan terhadap anak yang diduga dilakukan oleh oknum guru SMP Negeri I Camplong, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur terus bergulir.

Kasat Reskrim Polres Sampang AKP Sudaryanto mengaku telah memanggil oknum guru yang melakukan pemukulan itu. Pemanggilan tersebut, kata dia, untuk melengkapi proses penyelidikan yang dilakukan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA).

“Sudah dipanggil, pemanggilan itu dilakukan sebagai saksi atas laporan muridnya. Kami ingin tahu kronologis peristiwa tersebut sampai terjadi,” kata Sudaryanto saat dikonfirmasi kontributor suarabangsa.co.id, Rabu (06/10/2021) sore.

Baca Juga:  Beredar Isu, Polres Sampang OTT Dua Oknum LSM di Jalan Makboel

Menurutnya, oknum guru tersebut mengakui jika telah memukul muridnya. Namun, kata dia, pihaknya belum menentukan tersangka atas kasus itu. Sampai saat polisi masih menunggu keterangan dari saksi ahli.

“Kita tunggu saja hasil dari keterangan saksi ahli. Kemarin sudah kami panggil dewan kehormatan guru itu, tapi tidak hadir dengan alasan kepengurusannya masih belum terbentuk,” imbuhnya.

Apabila nantinya dari saksi ahli itu mengatakan jika apa yang diperbuat oknum guru tersebut diluar batas kewajaran, maka akan diproses sesuai aturan hukum yang berlaku.

Baca Juga:  Kecelakaan di Tol Gempol Pasuruan Sedan Toyota Camry Rengsek

“Sifatnya ini masih penyelidikan. Jika menurut saksi ahli perbuatan oknum guru itu salah, kita bisa melanjutkan ketahap penyidikan. Tetapi bila masih sebatas mendidik, maka tidak ada pidana,” tandasnya.

Untuk diketahui, dugaan aksi pemukulan yang dilakukan oleh oknum guru terhadap siswanya itu terjadi pada Kamis (09/09/2021) lalu. Kejadian itu terjadi lantaran mereka diduga membuat kegaduhan di dalam kelas.

Tiba-tiba oknum guru tersebut menggebuk siswanya hingga memar dan benjol di kepala. Tak hanya itu, para siswa pun dijemur di lapangan lingkungan sekolah.

Baca Juga:  Wabup Probolinggo Lantik Dua Kepala Dinas

Berita Terkait

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional
Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal
Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Rabu, 30 September 2026 - 13:25 WIB

Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terbaru

Daerah

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Senin, 5 Okt 2026 - 20:49 WIB