PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Ada Yang Unik dan menarik di hunian Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, karena di sana ada “Kayna Bakery” (Karya Narapidana).
Kayna Bakery sudah 1,5 bulan ini berdiri, inisiatif yang muncul dari Kalapas ini merupakan ide cemerlang bagi para Narapidana.
Sebelum membuka Kayna Bakery, sebanyak 30 Narapidana diikutkan les atau pelatihan terlebih dahulu selama 2 minggu, dengan mengundang Ahli Bakery dari luar.
Dari yang awalnya perharinya hanya memproduksi Bakery sebanyak 3 kilo, sekarang meningkat menjadi 7 sampai 8 kilo perharinya.
Untuk saat ini ada 4 macam jenis roti yang diproduksi yaitu diantaranya, roti sobek, roti manis, roti boy, serta Fruit Cake, dan semuanya dikerjakan serta dikelola oleh para tahanan.
“Kenapa saya memilih Bakery, karena roti merupakan salah satu makanan yang disukai banyak orang, dan Alhamdulillah disini (lapas red) banyak yang suka, serta Bakery ini merupakan peluang bisnis yang bagus,” kata Kepala Lapsustik Kelas IIA Pamekasan Sohibur Rachman.
“Kayna Bakery ini juga kita pihak ketigakan, terkait penyediaan bahan dan peralatannya,” imbuh Rachman.
Sohibur Rachman juga berpesan kepada masyarakat, bahwa di tahanan itu tidak menakutkan seperti yang dikira selama ini.
“Disini semua kami bina, kami berikan kegiatan yang positif bagi para tahanan,” sambungnya.
Sementara itu menurut Dede kepala Bakery mengatakan, Kayna Bakery merupakan ide yang sangat positif bagi mereka, karena dengan adanya Kayna Bakery ini kita narapidana jadi mempunyai aktifitas.
“Bagi kami ini merupakan hal yang sangat positif, kami jadi mempunyai bekal keahlian nantinya,” ujar Dede.
“Kami juga berharap kedepannya agar Kayna Bakery ini bisa semakin meluas, baik di bidang pemasarannya maupun di jenis rotinya,” tuturnya.

















