Geram Dengan Pernyataan Camat Joko, Ratusan Orang Demo Kantor Camat Batang-Batang

- Admin

Kamis, 19 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Video pernyataan Camat Batang-Batang Sumenep Joko Suwarno yang sempat viral di berbagai media sosial berbuntut panjang. Dari pernyataan Joko tersebut mengundang keresahan masyarakat yang ada di wilayah Kecamatan Batang-Batang.

Buntut panjang dari pernyataan Camat Joko Suwarno, ratusan pemuda yang tergabung dalam Pemuda Peduli Sumenep (PPS) menggelar aksi demo di depan kantor Kecamatan Batang- Batang, Kabupaten Sumenep.

Dalam aksi demonstrasi tersebut, PPS menuntut Camat Joko Suwarno untuk turun dari jabatannya lantaran ucapan yang ia lontarkan beberapa hari lalu menuai kontroversi.

Diketahui, Camat Batang-Batang Joko Suwarno saat menggelar rapat koordinasi bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) Batang-Batang beberapa hari lalu, sempat melontarkan statement yang mengintruksikan Kepala Desa setempat untuk mencuri sapi warga yang tidak mau divaksin Covid-19.

Baca Juga:  PPK Batang-Batang Laksanakan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Perbaikan DPS

Ketua PPS Abdullah Zaen mengatakan, ungkapan tersebut tidak sepatutnya dilontarkan oleh pejabat publik seperti Camat Joko Suwarno.

“Seharusnya memberikan edukasi kepada masyarakat, bukan malah mengancam,” kata Zaen, Kamis (19/8).

Tidak butuh waktu lama dari pernyataan Camat Joko, salah satu warga Kecamatan Batang-Batang pasca instruksi Camat tersebut, dua ekor sapi milik warga Kecamatan Batang-Batang hilang digondol maling.

“Setelah kami cek ke bawah ternyata hal itu benar-benar terjadi,” lanjutnya.

Zaen kembali menegaskan, atas hal tersebut pihaknya akan terus mengawal kasus tersebut. Bahkan, ia akan melakukan proses hukum hingga menuntut Camat untuk ganti rugi terhadap warga yang kehilangan sapinya.

Baca Juga:  Buntut Video 'Kecok Sapena', Camat Batang-Batang Mundur Dari Jabatannya

“Kami mendesak bapak Bupati untuk mencopot Camat Joko Suwarno secara tidak terhormat,” tegasnya.

Tidak hanya itu, ia juga mendesak pihak Polres Sumenep untuk segera memproses secara hukum Camat tersebut lantaran dinilai telah melakukan tindakan kriminal.

“Karena yang diucapkan oleh Camat mengandung unsur pidana yaitu kriminal terencana,” kata Zaen.

Ia juga menegaskan, pihaknya akan terus mengawal kasus tersebut hingga tuntas. Bahkan, menurut dia, pihaknya akan melakukan aksi susulan apabila tuntutan PPS tidak diindahkan.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Batang-Batang Ahmad Rusdi menjelaskan, pihaknya tidak memiliki kewenangan terhadap apa yang sudah terjadi.

Baca Juga:  Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar

“Ini kewenangan bapak Bupati dan Inspektorat, bahkan BKPSDM juga sudah memanggil bapak Camat,” katanya.

Karenanya, ia menegaskan, pihaknya tidak memiliki kewenangan apapun terkait kasus tersebut lantaran Camat Joko Suwarno sudah menjalani pemeriksaan di Pemkab.

Meski begitu, ia tidak menampik bahwa, sapi milik warga yang hilang akibat imbas pernyataan Camat Joko Suwarno yang mengintruksikan kepada para Kades untuk mencuri sapi warga yang enggan divaksin Covid-19.

“Itu hanya kebetulan saja, di Batang-Batang bukan hanya sekarang yang kehilangan sapi,” dalihnya.

Berita Terkait

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional
Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal
Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Rabu, 30 September 2026 - 13:25 WIB

Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terbaru

Daerah

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Senin, 5 Okt 2026 - 20:49 WIB