SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Gerai vaksin presisi terus digencarkan Polres Sampang, Madura, Jawa Timur, dengan menyasar berbagai kelompok masyarakat di Kota Bahari demi terbentuknya herd immunity di tengah masa pandemi.
Seperti halnya yang dilakukan Polsek Pangarengan, Polres Sampang bersama tiga pilar yang telah melakukan vaksinasi door to door dengan mendatangi langsung rumah warga yang mobilitasnya terbatas untuk menuju gerai vaksin.
Informasi yang diterima kontributor suarabangsa.co.id, sasaran vaksinasi door to door kali ini adalah di Dusun Serapong, Desa Gulbung. Untuk tahap awal, ada sekitar 30 warga yang divaksinasi.
Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz melalui Kapolsek Pangarengan Ipda Sujiono menyampaikan bahwa hal ini merupakan program dari Polda Jatim dan Polres Sampang demi percepatan dan pemeratan vaksin Covid-19 pada masyarakat.
“Ini sesuai perintah bapak Kapolres agar semua Polsek memaksimalkan vaksinasi, sehingga kami berupaya keras untuk bisa maksimal di wilayah hukum kami dengan cara door to door,” ujarnya, Jumat (06/08/2021).
Selain itu, kata dia, untuk melaksanakan upaya percepatan vaksinasi Covid-19 di wilayah hukum Polsek Pangarengan, pihaknya menggandeng komunitas pecinta burung merpati dan juga pecinta kerapan sapi.
“Di komunitas itu cukup banyak, sehingga diharapkan ini bisa mempercepat proses vaksinasi yang dilakukan oleh pemerintah demi terbentuknya herd immunity di Kabupaten Sampang,” kata Sujiono.
Sujiono juga berharap, program vaksinasi door to door akan banyak warga Kecamatan Pangarengan yang sudah tervaksinasi. Dengan begitu, herd immunity atau kekebalan kelompok bisa tercipta, sehingga pandemi Covid-19 bisa segera berakhir.
“Harapan kami kepada masyarakat agar jangan termakan berita hoax tentang vaksin yang muncul di medsos yang sangat menyesatkan. Virus Covid-19 ini nyata,” imbuhnya.
Pada kesempatan itu, Sujiono mengimbau kepada warga meski sudah disuntik vaksin agar tetap mematuhi protokol kesehatan, menjaga kesehatan dan mentaati peraturan yang diberlakukan pemerintah yakni PPKM dalam penanganan Covid-19.
“Meski sudah divaksin warga Kecamatan Pangarengan tetap harus menerapkan protokol kesehatan,” tandas Sujiono.

















