Capaian Vaksinasi Masih Rendah, Sekda Sampang Ajak Warga Tak Takut Vaksin

- Admin

Jumat, 16 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Upaya pemerintah Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur dalam menekan angka Covid-19 terus dilakukan, hingga saat ini vaksinasi dianggap cara paling efektif untuk menekan penularan virus.

Vaksin sendiri diyakini akan membentuk kekebalan kelompok (herd immunity), sehingga diharapkan orang yang telah divaksin tidak rentan terhadap virus yang mematikan tersebut.

Kendati terus digenjot, namun serapan vaksinasi di kota Bahari disebut masih rendah. Salah satu penyebabnya adalah banyak berita bohong (hoax) yang tersebar di masyarakat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sampang, H Yuliadi Setiyawan mengakui jika cakupan vaksinasi masih sangat rendah dibawah 5 persen. Saat ini pihaknya bersama dengan TNI-Polri untuk terus mengejar. Agar masyarakat Sampang memiliki kesadaran dan kemauan mengikuti progam vaksinasi Covid-19.

“Kami berkolaborasi dengan Polres dan Kodim untuk meningkatkan capaian presentasi vaksinasi ini. Yang jadi masalah sekarang, kesadaran masyarakat yang memang masih kurang terhadap pentingnya vaksinasi. Namun, kita tetap terus memberikan sosialisasi dan edukasi,” terangnya saat memimpin rakor di aula pemkab, Jumat (16/07/2021).

Baca Juga:  Ketua HBC Chapter Madura Tegaskan Anggotanya Tak Terlibat Aksi Balap Liar di Depan Wijaya Kusuma Sampang

Menurut pria yang kerap disapa Haji Wawan, saat ini banyak terjadi simpang siur informasi yang pro dan kontra terhadap vaksin, terutama melalui media sosial. Sehingga hal tersebut membuat masyarakat awam menjadi bingung dan kurang mempercayai adanya vaksin.

“Informasi tidak jelas banyak bermunculan. Maka, kami merangkul media untuk membantu upaya sosialiasi mengenai vaksin ini. Pemberitaan yang detail dan valid merupakan kunci penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat perihal program vaksinasi tersebut,” tuturnya.

Dijelaskannya, media merupakan pihak yang bisa menjadi sumber valid dalam mengedukasi masyarakat perihal vaksinasi itu. Tidak dapat dipungkiri, tingkat literasi masyarakat kini masih terbilang rendah, sehingga diperlukan pihak penting seperti media dalam upaya sosialisasi mengenai pentingnya vaksinasi.

Baca Juga:  Respon Cepat, BCA Kembalikan Dana Tabungan Milik Nasabah di Sampang yang Raib

“Rekan-rekan media perlu berperan untuk memberikan informasi yang jelas dan benar. Kita tidak bisa mengandalkan kesadaran masyarakat dalam menyaring informasi, karena tingkat literasi masyarakat yang rendah,” imbuhnya.

Dirinya mengajak warga Sampang untuk memanfaatkan program vaksinasi massal tersebut. Warga pun diminta untuk tidak takut di vaksin. Sebab, pemerintah telah menjamin keamanan dan kehalalannya.

“Masyarakat tidak perlu takut dan ragu dengan vaksinasi pencegahan Covid-19. Ayo ikut vaksin, mumpung masih gratis. Tinggal datang ke Fasilitas Kesehatan terdekat. Vaksin ini sangat penting demi keselamatan kita bersama,” imbaunya.

Ia juga mengajak seluruh warga untuk mendukung dan mensukseskan program vaksinasi yang telah dicanangkan oleh Pemerintah terutama kepada para lansia yang sangat rentan terpapar virus karena imunitasnya yang mulai menurun.

“Vaksinasi ini salah satu bentuk ikhtiar kita selain dari penerapan protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19, sehingga tatanan kehidupan di Sampang ini bisa menjadi normal kembali seperti sedia kala,” jelasnya.

Baca Juga:  Kabag Umum dan Keuangan DPRD Bojonegoro Pastikan Tidak Ada Pemecatan Satpam PHL

Ia mengingatkan seluruh elemen warga di Kabupaten Sampang, walaupun sudah dilakukan tahapan vaksinasi, namun kedisiplinan terhadap protokol kesehatan harus terus dilakukan.

“Bukan berarti setelah kita vaksin semua persoalan selesai, belum tentu. Maka, kami himbau masyarakat agar tidak kendor menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas,” harapnya.

Ia juga berharap kepada masyarakat untuk lebih selektif dalam menerima informasi terkait Covid-19 terutama yang bersumber dari media sosial. Menurutnya, saat ini banyak informasi hoax yang beredar ditengah masyarakat terkait dengan vaksin tersebut.

“Semoga pandemi ini dapat segera berakhir agar mobilitas masyarakat dapat kembali produktif guna membangkitkan perekonomian dan kesejahteraan rakyat khususnya di Bumi Bahari,” tutup Haji Wawan.

Berita Terkait

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan
Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo
Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim
Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah
Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi
PROJO Jatim Gelar Konferda di Malang dan Pilih Ketua Baru secara Aklamasi ke H, Muhammad Sholeh
Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:06 WIB

SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro

Kamis, 9 April 2026 - 19:18 WIB

LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum

Berita Terbaru