Jalan di Sekitar Lapangan Wijaya Kusuma Sampang Jadi Sirkuit Balap Liar Saat Malam, Warga Resah

- Admin

Minggu, 7 Februari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Situasi di sekitar lapangan Wijaya Kusuma, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur pada malam hari mulai tidak aman. Pasalnya, jalan protokol yang lokasinya berdekatan dengan pusat pemerintahan itu berubah jadi sirkuit balap liar kala akhir pekan.

Kala malam, situasi jalan yang selalu ramai di siang hari berubah 180 derajat. Sejumlah motor dengan berbagai merk dan kapasitas mesin itu bersaut-sautan. Para pembalap liar ini tampak mengendarai motor bak pembalap profesional sedang berlaga di sirkuit. Hanya saja bedanya, mereka tidak dilengkapi dengan peralatan keamanan seperti helm dan wearpack.

Baca Juga:  72 Desa di Pamekasan Menggelar Pilkades Serentak

Berdasarkan pantauan suarabangsa.co.id di lokasi, aksi para pembalap ini pun luput dari pihak Kepolisian. Pembalap liar yang didominasi oleh remaja ini bebas menggeber motornya di sekitar kawasan pusat pemerintahan itu.

Bagi masyarakat, aksi tersebut sangat menganggu. Sebab, selain merusak kenyamanan, keberadaan balap liar ini juga sangat menganggu keamanan. Apalagi ditengah wabah virus corona atau Covid-19.

Seorang pengguna jalan, Suherman (42) mengatakan bahwa, aksi tersebut sangat membahayakan, apalagi dengan kondisi Pandemi Covid 19 ini. Ia mengharapkan pihak kepolisian segera menindak tegas kelompok yang meresahkan pengguna jalan tersebut.

Baca Juga:  Sopir Ngantuk, Daihatsu Ayla Tubruk Guardril Pembatas Tol

“Semoga ada petugas kepolisian yang mengamankan atau minimal mengingatkan lah. Karena kalau malam kadang juga banyak pengendara yang melewati jalan itu, takutnya ada apa-apa,” harapnya, Sabtu (06/02/2021) dini hari.

Ia menilai, aksi balapan liar ini tidak hanya jadi tanggungjawab kepolisian, tapi juga pemerintah. Menurut dia, pemerintah harus turun tangan untuk menjaga kawasan tersebut dari aktifitas demikian.

“Bukan hanya pihak kepolisian, pemerintah juga segera mengambil sikap. Jangan sampai warga yang melintas dijalan itu menjadi korban atas aksi balap liar itu,” pungkasnya kemudian.

Baca Juga:  Akibat Bakar Sampah, Pasar Omben Sampang Nyaris Terbakar

Sementara itu, Kasatlantas Polres Sampang AKP Ayip Rizal dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp belum direspon.

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru