JMSI Tapal Kuda Dorong Perusahaan Pers Selektif Rekrut Wartawan

- Admin

Senin, 14 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEMBER, SUARABANGSA.co.id – Ketua koordinator Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Tapal Kuda, Jawa Timur, Imam Haironi mendorong perusahaan pers harus selektif merekrut wartawan.

Menurutnya, hal itu bertujuan agar perusahaan media sehat dan produk jurnalistik yang dihasilkan sesuai dengan Undang-udang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

Imam melihat, selama ini masih banyak perusahaan pers yang terkesan serampangan dan asal comot dalam perekrutan wartawan.

“Kalau kita tidak selektif dan asal ambil, ini akan berbanding lurus dengan saat menjalankan tugas di lapangan dan karya jurnalistik yang dihasilkan,” ungkapnya, Minggu (13/06/2021) lewat sambungan selulernya.

Baca Juga:  KJP Gelar Muscab, A. Thafi Terpilih Sebagai Ketua

Menurut Imam, proses seleksi dan verifikasi calon wartawan itu mutlak harus dilakukan.

“Mulai dari syarat akademisi, standart kompetensi, rekam jejaknya seperti apa, pernah tersangkut pidana apa tidak, ini sangat perlu,” lugasnya.

Imam juga menyarankan, perusahaan pers harus memiliki standarisasi dan aturan baku dalam melakukan perekrutan.

“Jangan sampai, belum apa-apa sudah diberikan identitas lengkap. Id Card terkadang hanya dijadikan senjata, untuk menakut-nakuti nara sumber,” lugasnya.

Selain itu, kata Imam, di lapangan sering ditemui oknum berpenampilan meyakinkan. Namun karya jurnalistik yang dihasilkan tidak ada.

Baca Juga:  Jelang Pagelaran Wastra Batik Festival 2025 Bojonegoro, Ketua Dekranasda Study Banding ke Solo

“Media kadang hanya dijadikan kedok oleh oknum untuk memuluskan kepentingan pribadi. Ini kalau terus dibiarkan, akan menjadi preseden buruk bagi dunia jurnalistik kita,” imbuhnya.

Tokoh muda yang juga anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jember ini mecontohkan, beberapa deret peristiwa yang terjadi di beberapa wilayah beberapa bulan lalu.

“Ada beberapa oknum yang tertangkap melakukan pemerasan mengatasnamakan wartawan. Ini, salah satu indikator kurang selektifnya perusahaan media merekrut wartawan,” papar Imam menambahkan.

Lebih jauh CEO.Suaraindonesia.co.id ini berharap, organisasi kewartawanan untuk bisa bergandengan tangan memberantas praktik tidak terpuji itu dengan bersinergi berbagai pihak.

Baca Juga:  Kecelakaan, Enam Pelajar di Sumenep Dilarikan ke RSI Kalianget

“Kehadiran organisasi wartawan sangat perlu, untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dan kepolisian. Tujuanya memberikan informasi dan edukasi kepada publik, mana yang benar-benar wartawan atau hanya sekedar kedok,” pungkasnya.

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru