Diduga Pungli, Rapid Tes Antigen di Puskesmas Dharma Tanjung Camplong yang Harusnya Gratis Dibanderol Rp 150 Ribu

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Pemerintah Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat telah menyiapkan fasilitas rapid tes antigen secara gratis diseluruh puskesmas.

Informasi yang diterima kontributor suarabangsa.co.id, kebijakan tersebut dilakukan untuk meningkatkan upaya testing dan tracing dalam memutus mata rantai penularan Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19.

Tetapi sangat disayangkan, pemeriksaan rapid tes antigen yang seharusnya gratis tersebut diduga telah menjadi alat pungutan liar (pungli).

Dugaan praktik pungli itu menimpa salah satu warga Desa Batu Karang yang melakukan rapid tes antigen di Puskesmas Dharma Tanjung, Kecamatan Camplong pada beberapa waktu lalu. Akibatnya, ia terpaksa mengeluarkan budget sebesar Rp 150 ribu.

“Kemarin saya bersama suami dan anak melakukan rapid test antigen di Puskesmas Tanjung dan pihak puskesmas memungut biaya sebesar Rp150 ribu per orang,” tukasnya singkat.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Dharma Tanjung Drg Siti Huri Ain dikonfirmasi awak media membantah jika pihaknya telah melakukan pungutan liar terkait biaya pemeriksaan rapid tes antigen.

“Tidak ada pungli, silahkan konfirmasi ke Pak Agus selaku atasan saya. Itu semua ada di Perda, silahkan ke Dinkes ya,” kata Huri Ain secara singkat, Kamis (10/06/2021).

Sebelumnya, Plt Kepala Dinas Kesehatan Agus Mulyadi mengatakan rapid tes antigen ini sudah disediakan di puskesmas-puskesmas yang tersebar di wilayah Kabupaten Sampang dengan kuota perhari antara 20 hingga 50 alat rapid antigen.

“Rapid test antigen yang kami sediakan ini untuk kecepatan tracing pasca adanya peningkatan kasus penularan Covid-19 di wilayah Madura, khususnya di Kabupaten Bangkalan,” katanya kepada kontributor suarabangsa.co.id saat dihubungi via telepon genggamnya, Rabu (09/06/2021).

Ia mengatakan tes antigen yang tersedia di semua puskesmas tersebut diberikan kepada masyarakat secara gratis. Untuk itu, bagi warga masyarakat yang memang membutuhkan dipersilahkan memanfaatkan layanan tersebut.

“Jika ada masyarakat Sampang yang ingin melakukan rapid test antigen, bisa mendatangi puskesmas terdekat. Rapid tes antigen ini digratiskan dan tidak dipungut biaya,” tandas Agus.

Baca Juga:  Sekretaris Komisi I DPRD Sampang: Jika Pilkades Serentak Ditunda Saya Orang Pertama yang Akan Turun Jalan

Leave a Reply