Ini Titik Lokasi Balap Liar di Sampang yang Diincar Polisi Selama Bulan Puasa

- Admin

Kamis, 15 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id  — Maraknya aksi balap liar di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur menjadi persoalan yang sejak lama dikeluhkan oleh masyarakat. Tidak hanya membuat masyarakat resah, kendaraan yang dipakai untuk balap liar biasanya juga hasil modifikasi yang tidak sesuai standar laik jalan sehingga bisa berbahaya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun suarabangsa.co.id, Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Sampang sudah melakukan pemetaan di beberapa wilayah yang diduga menjadi lokasi rawan balap liar, diantaranya adalah Jalan Raya di dalam Kota Sampang, Jalan Raya Pangarengan, Jalan Raya Taddan, Jalan Raya Baruh dan Jalan Raya Desa Panggung.

Selama ini polisi juga sudah kerap melakukan patroli dan razia di sejumlah lokasi tersebut, bahkan tak jarang arena balap liar dibubarkan paksa oleh petugas kepolisian. Namun sayangnya para pelaku balap liar tak kunjung jera dan masih nekat ‘kucing-kucingan’ dengan petugas kepolisian.

Baca Juga:  Sempat Gagal, Hari ini Bupati Sampang Jalani Vaksinasi Dosis Pertama

Kasatlantas Polres Sampang AKP Ayip Rizal dikonfirmasi melalui Kanit Laka Lantas Ipda Eko Puji Waluyo mengatakan bahwa, aksi balapan liar atau trek-trekan kerap muncul selama puasa bahkan seakan menjadi sebuah rutinitas para muda-mudi saat ngabuburit.

“Aksi balapan liar ini seakan menjadi tradisi para anak-anak remaja saat ngabuburit di bulan puasa. Padahal, resiko dan dampak trek-trekan ini sangat membahayakan pengendara lain ataupun dirinya sendiri,” tuturnya, Kamis (15/04/2021).

Balapan liar tersebut, kata dia, merupakan pelanggaran lalu lintas yang akan berpotensi terjadinya kecelakaan lalu lintas dengan fatalitas cukup tinggi. Larangan kepolisian terhadap balap liar ini mengacu pada UU Nomor 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Baca Juga:  Disambar Petir, Atap Masjid di Bringin Sumenep Nyaris Ambruk

“Dalam Operasi Keselamatan Semeru 2021 selama 12 hari kedepan ini kami akan lebih ektra dalam melakukan penyisiran terhadap lokasi-lokasi yang rawan dijadikan arena trek-trekan itu,” imbuhnya.

Eko mengaku bahwa dalam Operasi Keselamatan Semeru 2021, pihaknya telah membentuk tim khusus untuk penertiban balap liar. Dalam tim khusus ini, kata dia, ada empat instansi yang tergabung, yakni TNI, Polri, Dishub serta Satpol PP.

“Satgas ini lebih mengedepankan langkah preventif dalam mencegah terjadinya balapan liar dengan cara rutin patroli dan strong point di wilayah-wilayah yang rawan balap liar,” tuturnya.

Baca Juga:  LBH PB PMII Soroti Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Organisasi di Sumenep

Namun, ia mengatakan kalau polisi tak segan melakukan langkah represif. Jika menemukan aksi balapan liar, Satlantas Polres Sampang akan langsung mengamankan pelaku balap liar tersebut.

“Kami akan tindak tegas para pelaku trek-trekan yang nantinya berhasil kami amankan saat operasi digelar, tujuannya sebagai efek jera,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan
Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Logistik KPU Sumenep 2024 Memasuki Tahapan Ekspose ke Kejati Jatim
Baru Dilantik, Isu Rangkap Jabatan Pedangkat Desa Menanti Peran Kepala DPMD Sumenep
Soroti Belanja Modal dan Bansos yang Mandek, Golkar Bojonegoro Desak Evaluasi Total APBD 2025
Realisasi Pendapatan APBD Bojonegoro 2025 Lampaui Target, Capai 110,51 Persen
Perkuat Layanan Kanker, Siloam Hospitals Surabaya Operasikan LINAC dan CT Simulator
Resmikan PT NPHI, Bupati Bojonegoro Lepas Pengiriman Perdana 7,5 Ton Chip Porang
EastFood dan AllPack Surabaya 2026, Momentum Penguatan Industri Pangan, Kemasan, dan UMKM Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:39 WIB

Olimpiade Sains dan Matematika Tingkat Asia (ASMOPSS) ke-15 Diikuti 6 Negara, Diselengarakan di Bojonegoro

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

Anggaran Melambung Tinggi, Dana Pokir DPRD Bojonegoro Menjadi Sorotan KPK

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:21 WIB

Sembilan Kades di Bojonegoro Diperiksa KPK

Berita Terbaru

IlusIlustrasi Kasus BSPS Sumenep

Daerah

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Jun 2026 - 12:53 WIB