Pemkab Probolinggo Sosialisasikan Rumah Batik

- Admin

Rabu, 24 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, SUARABANGSA.co.id Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo memberikan sosialisasi Rumah Batik bagi UMKM batik, di Base Camp Ridho Outbond di Desa Krejengan Kecamatan Krejengan, Rabu (24/3/2021) sore.

Kegiatan yang diikuti oleh 25 orang pembatik di Kabupaten Probolinggo ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto didampingi Kepala Bidang Usaha Mikro Kecil dan Menengah Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Zulkarnain dan Ketua Koperasi Batik Adikarya Probolinggo Sejahtera Mahrus Ali.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto mengatakan dalam upaya melestarikan budaya bangsa pada umumnya dan ciri khas Kabupaten Probolinggo pada khususnya, salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan melestarikan dan memasyarakatkan batik khas Kabupaten Probolinggo.

Baca Juga:  DPRD dan Pemkab Probolinggo Bahas KUA PPAS Perubahan APBD 2021

“Untuk mendukung pelestarian budaya melalui batik, Pemerintah Kabupaten Probolinggo pada tanggal 24 Pebruari 2021 membuka dan meresmikan Rumah Batik tepat satu tahun setelah diresmikan Rumah UMKM,” katanya.

Menurut Anung, Rumah Batik ini dikelola oleh Koperasi Batik Adikarya Probolinggo Sejahtera yang ada di Kabupaten Probolinggo dan merupakan Koperasi Batik pertama yang ada di Jawa Timur. Koperasi Batik Adikarya Probolinggo Sejahtera ini sudah berbadan hukum pada bulan Oktober 2020.

“Rumah Batik dibentuk dengan tujuan sebagai tempat display batik dari para pembatik Kabupaten Probolinggo dan sebagai wadah edukasi batik kepada masyarakat. Sesuai arahan dari Ibu Bupati saat peresmian Rumah Batik yang menyatakan bahwa Rumah Batik ini bukan milik perorangan tetapi sebagai wadah bagi seluruh pembatik di Kabupaten Probolinggo,” jelasnya.

Baca Juga:  Sebanyak 366 Siswa di Probolinggo Peringati HKGI

Anung menerangkan koperasi batik terbentuk atas asas kekeluargaan yang bertujuan untuk mensejahterakan anggotanya. Keuntungan bergabung sebagai anggota koperasi batik adalah bisa memberikan solusi tentang permasalahan pembatik seperti permodalan atau bahan baku.

“Koperasi batik disini menyediakan bahan baku dan bahan pendukung yang menjadi kebutuhan Bapak Ibu dalam proses produksi dengan harga terjangkau. Dengan demikian sudah dapat meminimalkan biaya produksi sehingga berpengaruh pada harga jual batik yang bisa bersaing dengan daerah lain,” terangnya.

Lebih lanjut Anung menjelaskan selain menyediakan bahan baku dan pewarna, koperasi juga memberikan bantuan berupa pinjaman modal sementara bagi anggota yang membutuhkan. Misalnya anggota punya order batik dengan nilai yang besar dan kebetulan modal kurang maka anggota bisa pinjam ke koperasi sebesar yang dibutuhkan sesuai kemampuan koperasi dan bilamana order sudah terbayar maka pinjaman harus segera diselesaikan supaya bisa dimanfaatkan oleh anggota yang lainnya.

Baca Juga:  Korban Penganiayaan di Jalan Lingkar Selatan Sampang Ternyata Maling Tabung Gas Elpiji

“Pemerintah Kabupaten Probolinggo mengharapkan pembatik yang ada di Kabupaten Probolinggo bisa memanfaatkan peluang ini dan bahkan pembatik dari kabupaten sekitar juga bisa membeli bahan baku di Koperasi Batik Adikarya Probolinggo Sejahtera,” harapnya.

Berita Terkait

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan
Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo
Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim
Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah
Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi
PROJO Jatim Gelar Konferda di Malang dan Pilih Ketua Baru secara Aklamasi ke H, Muhammad Sholeh
Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:06 WIB

SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro

Kamis, 9 April 2026 - 19:18 WIB

LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum

Berita Terbaru