Warga Sapeken Sumenep Jatuh ke Laut Saat Mancing

- Admin

Senin, 15 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Salah seorang warga Desa Sapeken Kecamatam Sapeken Kabupaten Sumenep, dinyatakan meninggal dunia setelah diketahui terjatuh di perairan dermaga baru desa setempat pada saat memancing.

Kejadian nahas yang dialami Harianto (24) itu terjadi pada Minggu 14 Maret 2021 pukul 15:00 WIB, dalam keterangan Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti menceritakan, bahwa kronologis kejadian sebelum meninggalnya korban di perairan Sapeken.

Kata Widi, korban hendak pergi memancing bersama beberapa warga setempat di dermaga baru Desa Sapeken Kecamatan Sapeken Kabupaten Sumenep pada pukul 13:00 WIB.

Baca Juga:  Dua Prajurit Kodim Pati Dikirim ke Papua

“selang beberapa jam korban mengalami kejang-kejang yang mengakibatkan korban terjatuh ke laut,” terangnya.

Lanjut Widi, bawa saksi mata Mohammad Soleh (45) turut menjelaskan, bahwa pada saat korban terjatuh sudah ada beberapa warga yang menolongnya, namun dikarenakan arus laut terlalu kuat korban sulit ditemukan.

“selang 1 jam, korban baru dapat ditemukan setelah terbawa arus sejauh 50 meter dari lokasi jatuhnya korban,” ungkapnya.

Selanjutnya, setelah ditemukannya korban langsung dibawa ke Puskesmas Sapeken, namun sayangnya nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

Baca Juga:  Diterjangan Puting Beliung, 24 Rumah di Saronggi Rusak dan Dua Orang Luka-luka

“berdasarkan informasi dari keluarga korban, bahwa korbandiketahui memiliki penyakit epilepsi,” tutup Widiarti.

Berita Terkait

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan
Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo
Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim
Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah
Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi
PROJO Jatim Gelar Konferda di Malang dan Pilih Ketua Baru secara Aklamasi ke H, Muhammad Sholeh
Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:06 WIB

SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro

Kamis, 9 April 2026 - 19:18 WIB

LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum

Berita Terbaru