Mahasiswa STKIP PGRI Sumenep Demo Kampusnya

- Admin

Senin, 15 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id –  Pertanyakan biaya Praktik Pengenalan Lapangan (PPL) II, Mahasiswa STKIP PGRI Sumenep Madura Jawa Timur mendemo kampusnya, Senin (15/3).

Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Angkatan 2017 itu menilai uang yang dikeluarkan sebasar 500 ribu tidak sesuai dengan fasilitas yang ada.

Di samping itu, juga dianggap memberatkan kepada mahasiswa. Para mahasiswa semester 7 juga menilai PPL II tidak sesuai dengan jurusan mahasiswa.

Koordinator Lapangan (Korlap), Moh. Rusdi mengatakan Aksi ini merupakan evaluasi terhadap kampus dalam melaksanakan kegiatan, bahwa kedepannya harus lebih matang. Utamanya, berkaitan dengan pelaksanaan PPL.

Baca Juga:  Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

“Kami juga meminta transparansi biaya pelaksanaan PPL II. Pedoman PPL. Seharusnya kan pedoman itu harus dicetak, bukan file,” ujarnya.

Ketua Unit Pelaksanaan Praktek Pengalaman Lapangan (UPPPL), Suhaidi, mengatakan hal ini merupakan pertemuan anak dan orang tua. Kedatangan mereka soal PPL.

“Alhamdulillah tuntutan adik-adik sudah kita selesaikan. Pedoman yang awalnya tidak dicetak, kita cetakan,” jelasnya.

Ditanya soal transparansi, pihaknya mengklaim kampus sudah transparan.

“Sudah transparan, sudah kami sampaikan barusan soal keuangan,” terangnya.

Untuk diketahui, peserta PPL II STKIP PGRI Sumenep sebanyak 89 mahasiswa yang tersebar di 18 lembaga pendidikan. (*)

Baca Juga:  Pasien Positif Covid-19 di Sumenep Bertambah Jadi 16 Orang

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru