Diduga Tak Gunakan Tapping Box, BPPKAD Sampang Segel Rumah Makan Masakan Padang

- Admin

Rabu, 10 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, Madura, Jawa Timur melalui Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kembali menyegel rumah makan di daerah setempat. Rumah makan tersebut yakni, RM Masakan Padang yang berada di jalan Rajawali, Kelurahan Karang Dalem, Kecamatan Sampang.

Berdasarkan informasi suarabangsa.co.id, penyegelan dilakukan lantaran pihak pengelola dianggap tidak kooperatif terkait pemasangan tapping box. Sebelumnya, Pemkab juga sempat menyegel rumah makan Asela yang berada di Desa Sejati, Kecamatan Camplong dengan kasus yang sama.

Baca Juga:  Diduga Gara-gara Bakar Sampah, Atap Gedung SDN Pasean Sampang Dilalap Api

Padahal, tapping box ini merupakan alat perekam data transaksi usaha bagi jenis wajib pungut pajak seperti hotel, restoran dan rumah makan untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang terkoneksi langsung dengan dinas terkait.

Choirijah, Kabid Pendapatan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) BPPKAD Sampang membantah jika rumah makan masakan padang tersebut disegel, melainkan hanya ditutup sementara. “Itu bukan disegel, tapi ditutup sementara,” kilahnya, Rabu (10/03/2021).

Saat disinggung perihal penutupan sementara rumah makan masakan Padang tersebut, perempuan yang kerap disapa Qorik itu mengatakan bahwa dirinya masih ada tamu. “Kalau mau konfirmasi ke kantor saja ya,” singkatnya.

Baca Juga:  Bupati Pamekasan Beri Semangat Siswa Calon Praja IPDN

Terpisah, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP, Mohammad Suharto saat dikonfirmasi mengatakan bahwa, penutupan sementara rumah makan masakan padang itu karena pengelola tidak kooperatif.

“Pemilik RM masakan padang itu sudah dipanggil tiga kali terkait pemasangan pajak elektronik, namun dia tidak kooperatif,” kata Suharto.

Sehingga, kata dia, pihak BPPKAD dengan dibantu Satpol PP terpaksa menutup Rumah Makan masakan padang tersebut.

“Karena tidak kooperatif, makan pihak BPPKAD didampingi Satpol PP menutup sementara RM padang itu,” tandas Suharto.

Baca Juga:  Usai Sholat Berjamaah bersama Warga, Ini Pesan Satgas Ops Bina Kusuma Semeru 2021 Polres Sampang

Berita Terkait

Dalam Sosialisasi UU KUHAP Baru Bagi PPNS, Kapolres Berharap, Penyidik harus Menjalankan Tugas Dengan Profesional
PK PMII INKADHA Pertanyakan Transparansi Pengadaan Lahan Markas Batalyon di Parsanga Sumenep
Menguak Gurita Masalah BPR Bojonegoro, Di Balik Konser Band Ungu dan Akhir Jabatan Direktur Utama
Dua Pengusaha asal Kalitidu Bojonegoro Berkorban Puluhan Sapi
Bupati dan wakil Bupati Bojonegoro, Sholat Idul Adha Di Masjid Berbeda, Begini Pidato Bupati Bojonegoro
Wuling Eksion Ramaikan IIMS Surabaya 2026, Tawarkan SUV Keluarga Berteknologi EV dan PHEV
IIMS Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Disperindag Jatim Sebut Jadi Simbol Kemajuan Industri Otomotif
Gubernur Jatim dan Bupati Setyo Wahono Kompak Layani Swafoto Ribuan Buruh di Dander

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:02 WIB

Dalam Sosialisasi UU KUHAP Baru Bagi PPNS, Kapolres Berharap, Penyidik harus Menjalankan Tugas Dengan Profesional

Sabtu, 30 Mei 2026 - 03:47 WIB

PK PMII INKADHA Pertanyakan Transparansi Pengadaan Lahan Markas Batalyon di Parsanga Sumenep

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:47 WIB

Menguak Gurita Masalah BPR Bojonegoro, Di Balik Konser Band Ungu dan Akhir Jabatan Direktur Utama

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:51 WIB

Dua Pengusaha asal Kalitidu Bojonegoro Berkorban Puluhan Sapi

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:58 WIB

IIMS Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Disperindag Jatim Sebut Jadi Simbol Kemajuan Industri Otomotif

Senin, 25 Mei 2026 - 17:36 WIB

Gubernur Jatim dan Bupati Setyo Wahono Kompak Layani Swafoto Ribuan Buruh di Dander

Senin, 25 Mei 2026 - 15:50 WIB

Kunjungi Bojonegoro, Gubernur Jatim Serahkan BLT DBHCHT Buruh Rokok dan Resmikan Masjid Nur Khofifah

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:14 WIB

Diisukan Masalah Ijazah, Anggota DPRD Bojonegoro SP Siap Laporkan Balik Pihak Pelapor jika Tak Terbukti

Berita Terbaru