Puskesmas Ketapang Sampang Investigasi Kasus Keracunan Dua Bocah

- Admin

Selasa, 9 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — UPTD Puskesmas Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur melakukan investigasi untuk mencari penyebab keracunan yang menimpa dua bocah kakak beradik di Desa Karanganyar, Kecamatan Ketapang. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (07/03/2021) kemarin.

Berdasarkan informasi suarabangsa.co.id, setelah menjalani perawatan di salah satu perawat di desa setempat kondisi kedua bocah tersebut tidak kunjung membaik. Maka, pihak keluarga berinsiatif membawanya ke Klinik Al Madina Ketapang.

Kepala UPTD Puskesmas Ketapang Susyati menceritakan, bahwa kemarin sekitar pukul 16.00 WIB bocah Aldo (3,5) mengalami muntah-muntah lagi, sehingga pihak keluarganya membawa ke dukun disekitar desa.

Baca Juga:  40 Hari Meninggalnya Wabup Raja'e, Bupati Pamekasan Masih Merasakan Duka Mendalam

Namun, setelah dibawa ke dukun ternyata tidak ada perkembangan, kemudian keluarga korban membawa ke 2 bocah tersebut ke Klinik Al Madinah Ketapang.

“Saat ini, kami melakukan investigasi kasus keracunan yang dialami ke 2 bocah balita itu sembari melakukan tanya jawab untuk mengetahui kronologis kejadian yang menyebabkan ke 2 bocah itu keracunan,” akunya, Selasa (09/03/2021).

Menurut keterangan keluarga, kata dia, kedua pasien kakak adik itu mengkonsumsi jajanan instan. Tak lama, setelah mengonsumsi jajanan tersebut, kedua bocah langsung mengalami panas, diare, mual hingga muntah. Akhirnya keluarga merujuk ke klinik Al Madinah.

Baca Juga:  Tiga Pekan Berlalu, Polres Sumenep Belum Berikan Kepastian Kandungan Cairan Beras Oplosan

“Hasil observasi hari ini kondisinya sudah membaik. Dua bocah yang mengalami keracunan itu atas nama Anggita (20) bulan, dan Aldo (3,5) tahun,” urainya.

Menurutnya, untuk investigasi kasus keracunan ini, pihaknya sudah menugaskan bidan desa agar membeli jajanan yang menyebabkan keracunan terhadap ke 2 bocah tersebut untuk dijadikan sample bila diperlukan.

“Kami menyarankan kepada pasien dan orang tua untuk lebih berhati-hati saat memberikan jajanan kepada anaknya. Serta cek tanggal kadaluarsa setiap membeli makanan. Selalu menjaga kebersihan diri dengan rutin memotong kuku,” tandasnya.

Baca Juga:  Bersama PR. SHM Jaya, Pemkab Pamekasan Berikan Pelatihan Linting Rokok

Berita Terkait

Dalam Sosialisasi UU KUHAP Baru Bagi PPNS, Kapolres Berharap, Penyidik harus Menjalankan Tugas Dengan Profesional
PK PMII INKADHA Pertanyakan Transparansi Pengadaan Lahan Markas Batalyon di Parsanga Sumenep
Menguak Gurita Masalah BPR Bojonegoro, Di Balik Konser Band Ungu dan Akhir Jabatan Direktur Utama
Dua Pengusaha asal Kalitidu Bojonegoro Berkorban Puluhan Sapi
Wuling Eksion Ramaikan IIMS Surabaya 2026, Tawarkan SUV Keluarga Berteknologi EV dan PHEV
IIMS Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Disperindag Jatim Sebut Jadi Simbol Kemajuan Industri Otomotif
Gubernur Jatim dan Bupati Setyo Wahono Kompak Layani Swafoto Ribuan Buruh di Dander
Kunjungi Bojonegoro, Gubernur Jatim Serahkan BLT DBHCHT Buruh Rokok dan Resmikan Masjid Nur Khofifah

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:02 WIB

Dalam Sosialisasi UU KUHAP Baru Bagi PPNS, Kapolres Berharap, Penyidik harus Menjalankan Tugas Dengan Profesional

Sabtu, 30 Mei 2026 - 03:47 WIB

PK PMII INKADHA Pertanyakan Transparansi Pengadaan Lahan Markas Batalyon di Parsanga Sumenep

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:47 WIB

Menguak Gurita Masalah BPR Bojonegoro, Di Balik Konser Band Ungu dan Akhir Jabatan Direktur Utama

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:51 WIB

Dua Pengusaha asal Kalitidu Bojonegoro Berkorban Puluhan Sapi

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:58 WIB

IIMS Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Disperindag Jatim Sebut Jadi Simbol Kemajuan Industri Otomotif

Senin, 25 Mei 2026 - 17:36 WIB

Gubernur Jatim dan Bupati Setyo Wahono Kompak Layani Swafoto Ribuan Buruh di Dander

Senin, 25 Mei 2026 - 15:50 WIB

Kunjungi Bojonegoro, Gubernur Jatim Serahkan BLT DBHCHT Buruh Rokok dan Resmikan Masjid Nur Khofifah

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:14 WIB

Diisukan Masalah Ijazah, Anggota DPRD Bojonegoro SP Siap Laporkan Balik Pihak Pelapor jika Tak Terbukti

Berita Terbaru