Masalah BPNT Tak Kunjung Terselesaikan, ALPART Kepung Kantor Disos Pamekasan

- Admin

Rabu, 3 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Aliansi Pemuda Peduli Rakyat (Alpart) Kepung kantor Dinas Sosial Kabupaten Pamekasan, Rabu (03/03/2020).

Demo Alpart ini menuntut Dinas Sosial untuk segera menuntaskan permasalahan yang terjadi dalam program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kabupaten Pamekasan khususnya di Kecamatan Kadur, Pamekasan, Jawa Timur.

Basri Ketua Alpart dalam orasinya mengatakan bahwa semua pihak terkait BPNT harus bertanggung jawab.

“Tolong, kedatangan kami bukan atas nama pribadi namun ini atas nama rakyat, dan kami sudah muak dan geram dengan tingkah laku oknum pihak yang berwenang dalam program BPNT yang menyalahgunakan wewenangnya untuk kepentingan pribadi,” ujar Basri

Baca Juga:  PLN UP3 Madura Berikan Santunan pada Anak Yatim dan Guru Ngaji

Dari pantauan suarabangsa.co.id, setelah orasi selesai para pendemo ditemui Kepala Dinas Sosial Mohammad Tarsun.

Lebih lanjut Ibaz menjelaskan, bahwa aksi ini bukanlah yang pertama kalinya. Akan tetapi, sudah berulang kali, sehingga dalam aksi ini, Alpart mendesak Dinsos untuk segera menuntaskan permasalahan BPNT yang menjadi polemik di masyarakat.

“Ada temuan kita yang kemudian menjadi permasalahan besar yang sampai detik ini Pemerintah belum bisa melakukan tugasnya. Oleh karenanya, kami hadir untuk meminta kejelasan dari Dinsos Kabupaten Pamekasan,” tambahnya.

Sementara itu temuan Alpart di lapangan yang dinilai bermasalah diantaranya harga satuan beras yang tidak sesuai dengan harga di pasar, Bahkan ada dugaan oknum pihak ketiga yang menginstruksikan untuk satu pintu dalam pengambilan barang atau bahan-bahan BPNT.

Baca Juga:  Kapolda Jatim Perintahkan Seluruh Jajaran Memasang Bendera Merah Putih

“Kami sudah melayangkan surat terbuka kepada mensos RI, dengan permasalhan-permasalahan yang ada dibawah, karena saya menilai dinsos sudah tak bisa menyelesaikan masalah ini,” papar Alumni aktivis HMI itu.

Kepala Dinas Sosial Moch Tarsun saat ditemui di ruangannya menyampaikan, Dinsos sudan mencarikan solusi, dan Dinsos sudah melakukakan pembinaan kepada agen BNT yang ada di kecamatan Kadur.

“Saya dan teman-teman Dinsos hampir setiap hari turun ke lapangan, khususnya di Kecamatan Kadur kami lakukan pendampingan, dan sekarang di sana tidak ada lagi BPNT yang sistem paket, dan semua agen sudah mempunyai toko sendiri,” terangnya.

Baca Juga:  Abdul Hakim Bafagih Terpilih sebagai Ketua Formatur di MUSDA VI DPD PAN Kabupaten Nganjuk

Much Tarsun juga menambahkan, pihaknya akan selalu siap menindaklanjuti persoalan yang disampaikan oleh Alpart, apalagi ini demi kepentingan bersama.

“Jika ada masalah di bawah, mari kita duduk bersama, jangan bicara di luar (demo) karena itu tidak kondusif, saya siap menerima kritik dan saran dari teman-teman Alpart,” tutupnya.

Berita Terkait

Pameran Wilbex Vol 2 2026 Surabaya Resmi Dibuka, Pengunjung Penuhi Lokasi Sejak Pagi
Hadir 3 September di Surabaya, Wilbex 2026 Vol 2 Siapkan Ruang Eksplorasi Anak
Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar
Semarak Merah Putih Kemerdekaan RI, Cara BRI Angkat Ekonomi Desa Doudo Gresik
Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana
DPC Demokrat Bojonegoro Serap Aspirasi Warga dalam Reses dan Perayaan HUT ke-25
Reog hingga Kambing Meriahkan Malam Puncak Voli Antar-RT di Desa Ngampel Kapas Bojonegoro
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:56 WIB

Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:04 WIB

DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:33 WIB

Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak

Sabtu, 28 Februari 2026 - 23:04 WIB

Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak

Berita Terbaru