Go-Lib, Aplikasi Canggih Layanan Baca Buku Milik Pemkab Probolinggo

Go-Lib

PROBOLINGGO, SUARABANGSA.co.id – Dinas Perpustakaan (Dispersip) Kabupaten Probolinggo meluncurkan aplikasi Go-Lib (Probolinggo Library).

Hal itu dilakukan untuk mempermudah akses di era digital. Karena semau lapisan masyarakat sekarang sudah bisa mengakses melalui android.

Kepala Dispersip Kabupaten Probolinggo Abdul Halim melalui Kepala Bidang Perpustakaan Suryana Nuring Perbawani mengatakan bahwa aplikasi Go-Lip sudah siap digunakan oleh masyarakat.

“Saat ini aplikasi Go-Lib ini sudah bisa diakses oleh masyarakat di Playstore, sehingga bisa diunduh di androidnya masing-masing,” terangnya kepada suarabangsa.co.id.

Menurut Nuring, Go-Lib ini merupakan inovasi perpustakaan yang dilakukan di era digital untuk mengakomodir minat baca masyarakat tanpa harus datang ke perpustakaan.

Oleh sebab itu, pihaknya akan terus berupaya untuk melengkapi pelayanan tersebut ke depan. Bahkan akan ada pengadaan buku digital.

“Ini merupakan layanan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Probolinggo di era digital. Sehingga masyarakat yang ingin meminjam atau sekedar membaca buku tidak perlu lagi datang ke perpustakaan. Terlebih saat ini masih pandemi Covid-19 yang melarang adanya kerumunan,” imbuhnya.

Lebih lanjut Nuring menerangkan ada beberapa fitur yang ada di layanan Go-Lib. Diantaranya, layanan pemustaka, donasi buku, lokasi hits, berita Covid-19 dan history.

“Tetapi fitur yang sering dimanfaatkan adalah layanan pemustaka. Dimana di dalamnya ada fitur pencarian buku yang diinginkan, buku bacaan dan pendaftaraan keanggotaan,” tegasnya.

Nuring menjelaskan dengan adanya Go-Lib ini pihaknya berupaya bagaimana memberikan wadah supaya di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini minat membaca masyarakat masih tetap meningkat.

Layanan Go-Lib ini merupakan terobosan agar minat baca masyarakat tetap tumbuh melalui ketersediaan e-book (buku digital).

“Layanan Go-Lib ini bertujuan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat yang ingin mendapatkan bahan bacaan. Dengan demikian, minat baca masyarakat akan terus tumbuh dan lebih meningkat lagi. Selain itu untuk mengikuti perkembangan era digital dengan meningkatkan pelayanan secara online,” ucapnya.

Untuk koleksi buku digitalnya jelas Nuring, sementara ini memang masih terbatas. Namun ke depan akan dilakukan pengadaan buku digital, sehingga masyarakat bisa memiliki banyak pilihan buku bacaan.

“Melalui layanan Go-Lib ini kami mengharapkan literasi yang dimiliki oleh masyarakat semakin meningkat. Kalau bisa masyarakat tambah semangat. Sebab dengan semakin bertambah pengetahuan, maka kualitas dirinya akan semakin bertambah besar. Paling tidak dengan adanya Go-Lib masyarakat bisa semakin mudah dalam mengakses bahan bacaan tanpa harus datang ke perpustakaan,” pungkasnya.

Baca Juga:  Petani Probolinggo Mendapat Pelatihan Pengolahan Rimpang Jahe

Leave a Reply