Dapat Air Kiriman, Wilayah Langganan Banjir di Sampang Kembali Terendam

- Admin

Senin, 11 Januari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Banjir lagi-lagi melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sampang, Madura, Provinsi Jawa Timur, termasuk Desa Tanggumong, Desa Kamuning dan juga Desa Pangilen. Banjir disebabkan hujan deras yang mengguyur di daerah utara, yakni Kecamatan Robatal, Kecamatan Kedungdung serta Kecamatan Karang Penang.

Selain di tiga desa tersebut, banjir juga menggenangi jalanan di wilayah kota. Beberapa ruas jalan yang juga mulai terendam banjir terpantau di Jalan Panglima Sudirman, Monumen Sampang, Jalan Imam Bonjol dan sepanjang Jalan Rajawali. Banjir yang menerjang wilayah Sampang pada kali ini merupakan kejadian banjir yang ketiga kalinya.

Syafiudin (45) warga Desa Tanggumong, Kecamatan Sampang mengatakan, bahwa banjir seringkali menggenangi rumahnya. Dia menyebutkan, masalah banjir di desanya merupakan persoalan klasik yang tak kunjung terselesaikan.

Baca Juga:  Gadai Sepeda Motor Berujung Pembunuhan, Pelaku Meringkuk di Polda Jatim

“Disini sering sekali banjir, dan kalo sudah banjir surutnya juga lama. Kami berharap, kalau bisa ada solusi dari pemerintah untuk mengatasinya,” ujarnya, Senin (11/01/2021).

Selain itu, ia juga mengaku bosan dengan banjir yang selalu menggenangi rumahnya. Sebab barang-barang yang ada di dalam rumah kerap rusak, bahkan hilang karena terbawa arus banjir.

“Air kiriman dari wilayah utara tidak lagi tertampung sehingga meluap ke jalan dan rumah penduduk,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, Asroni mengakui, bahwa saat ini, air kiriman dari wilayah utara sudah masuk di wilayah sampang kota.

Baca Juga:  Sempat Kehabisan Stok, Dinkes Sampang Kembali Dapat Kiriman 5 Ribu Dosis Vaksin Sinovac

Ia memastikan, 5 pompa air penyedot banjir yang ada masih berfungsi dengan normal. Kendati begitu, pihakya akan terus melakukan koordinasi dengan Tagana dan Dinas Sosial (Dinsos) setempat terkait pendirian dapur umum.

“Saat ini, untuk arus lalu lintas di wilayah sampang kota masih normal meskipun ada genangan air dan tidak ada pengalihan arus,” kata Asroni.

Pria yang baru dilantik pada sabtu, (09/01) kemarin itu menegaskan, pihaknya juga sudah melakukan pemantauan di daerah utara serta di sepanjang kali Kemuning untuk memastikan debit air.

“Apabila ada kendala yang berkaitan dengan banjir, masyarakat diharapkan untuk terus melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait,” imbau Asroni.

Baca Juga:  Diduga Tekanan Ekonomi, Kakek di Jember Ditemukan Gantung Diri

Terpisah, PS Kanit Bintibmas Satbinmas Polres Sampang, Bripka Liwail Amri mengimbau para pengendara agar berhati-hati. Sebab, di sejumlah ruas jalan hingga sore ini pun masih terlihat adanya genangan.

“Dihimbau kepada para pengendara agar tetap berhati-hati dan memilih jalur akses alternatif lain untuk menghindari banjir tersebut,” kata Amri.

Menurut Amri, dengan adanya fenomena banjir biasanya banyak anak-anak justru memanfaatkannya untuk bermain dan berenang, hal tersebut pasti sangat membahayakan apabila lepas dari pengawasan orang tua, dikhawatirkan justru akan menambah bencana lagi selain banjir.

“Yang tidak kalah penting adalah warga tetap menjaga kebersihan dan kesehatan ditengah keterbatasan saat ini,” tegas Amri.

Berita Terkait

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027
Independensi PWI Dipertanyakan: Rangkap Jabatan BUMN Pengurus PWI Pusat Disorot Tajam
Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:01 WIB

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Independensi PWI Dipertanyakan: Rangkap Jabatan BUMN Pengurus PWI Pusat Disorot Tajam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:28 WIB

Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:24 WIB

Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:53 WIB

DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:03 WIB

BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa

Berita Terbaru

Daerah

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027

Senin, 26 Okt 2026 - 19:01 WIB