Di Tengah Euforia Tahun Baru, Warga Pamekasan Ini Hanya Bisa Meratap

- Admin

Jumat, 1 Januari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Euforia tahun Baru 2021 masih tetap terasa bagi sebagian orang, meski dalam situasi Pandemi covid 19. 

Namun tidak dirasakan bagi Khusnul Khotimah (48) warga Dusun Oberen Desa Murtajih, Kecamatan Pademawu, Pamekasan ini.

Ia harus merawat dengan susah payah menghidupi Ibunya yang lumpuh, dan Budenya yang sudah lanjut usia.

Khusnul Khotimah yang bekerja hanya sebagai buruh tani musiman itu, saat ini merasa sangat khawatir dengan nasib keluarganya.

Bagaimana tidak, selain ibu yang sudah lumpuh, Bude yang sudah lanjut usia, juga rumahnya  juga hampir roboh.

Baca Juga:  Peringati HKN, Dinkes Pamekasan Launching Program ILP

Saat ditemui di rumahnya Khusnul mengaku tidak tau harus berbuat apa, Ia hanya bisa berpasrah dan berdoa, mengingat dirinya seorang perempuan dan hanya bekerja sebagai buruh tani musiman, Jum’at (01/01) pagi.

“Mungkin tinggal nunggu waktu saja robohnya rumah saya ini mbak,” ucap Khusnul keluh.

Apalagi di musim hujan seperti saat ini, jangankan hujan deras disertai angin kencang, hujan sedang saja dirinya dan keluarga sudah kebanjiran.

Hal itu dikarenakan bagian atap rumah Khusnul sudah hancur dan semua genteng banyak yang hancur dan terbuka karena dimakan usia bangunan.

Baca Juga:  Pemkab Probolinggo Lakukan Tasyakuran HUT RI bersama Para Pejuang

“Kalau untuk dimakan saya dapat BPNT dari Pemerintah, tapi untuk benahi rumah itu sangat mustahil bagi saya,” katanya.

Khusnul saat ini hanya bisa berdoa dan berharap ada keajaiban juga pertolongan dari Allah, melalui Pemerintah, para Donatur, Dermawan, dan Relawan, sehingga nantinya rumahnya bisa di benahi atau direnovasi.

“Semoga saja doa saya selama ini dikabulkan oleh Allah SWT Aamiin,” ucap dan doa Khusnul sedih.

Berita Terkait

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
KDKMP di Sumenep Disorot, DPRD Singgung Lelang, Kepala Desa Minta Dilibatkan
Amos Gelar FGD Bertajuk ‘Pembangunan KDKMP: Antara Bisnis atau Proyek?’, Soroti Tatakelola
Sahkan Perda Pariwisata dan Kabupaten Layak Anak, Bupati Bojonegoro: Bukti Sinergi Kuat Pemkab dan DPRD
Terima Penghargaan di Malang, Cantika Wahono Beberkan Kunci Sukses Inovasi PKK Bojonegoro
Peringati Harkopnas ke-79, Pasar Wisata Bojonegoro Dipadati Ribuan Peserta Jalan Sehat
Bupati Setyo Wahono Lepas Jalan Sehat Harkopnas: Koperasi Pilar Utama Ekonomi Bojonegoro
Lewat Program IVF Morula Surabaya, Pasutri Sumenep Akhirnya Miliki Bayi Kembar Setelah 22 Tahun

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru