Saluran Air tersumbat, 5 Hektare Sawah di Desa Banjar Talela Camplong Sampang Terancam Gagal Panen

- Admin

Kamis, 31 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Lebih kurang 5 hektar sawah di Desa Banjar Talela, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, terendam banjir musiman akibat tersumbatnya aliran air di daerah itu.

Pantauan suarabangsa.co.id dilokasi, seperti yang terjadi di Dusun Talela, areal sawah di pinggir jalan nasional tersebut dipenuhi air sejak adanya hujan turun dengan intensitas cukup tinggi dalam dua hari terakhir. Hujan yang turun membuat sawah milik petani seperti tambak, bahkan sebagian sawah itu sudah tak terlihat lagi.

H Jauhari selaku Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Banjar Talela yang juga tinggal di sekitaran jalan nasional mengungkapkan, lebih kurang 5 hektar sawah, terendam banjir musiman akibat tersumbatnya aliran air di daerah itu.

Baca Juga:  DPRD Sumenep Batal Bubarkan DPKS

“Banjir merendam lebih kurang 5 hektar sawah petani yang terjadi setiap musim penghujan tiba karena tersumbatnya saluran air. Saluran itu juga mengalami pendangkalan karena menumpuknya sedimentasi tanah dan lumpur,” katanya saat dikonfirmasi suarabangsa.co.id, Kamis (31/12/2020).

Menurutnya ada beberapa kendala yang mengakibatkan air tidak bisa mengalir hingga merendam sawah. Salah satunya masih belum optimalnya saluran dan juga gorong-gorong yang berada didekat Masjid. Dikatakan Jauhari, saluran air di beberapa titik masih tersumbat, sehingga air tak bisa mengalir seperti biasanya.

Baca Juga:  Film 'Guru Tugas' Madura Bikin Geger, Polda Jatim Turun Tangan

“Gorong gorong yang dekat masjid itu masih belum maksimal. Airnya memang mengalir dari timur ke barat dan kemudian mengalir ke laut. Ketika air laut pasang, air laut naik ke persawahan, dan persoalan ini menjadi dilema bagi para petani,” ujarnya.

Diakuinya, bahwa sudah bertahun-tahun, masyarakat petani harus mengalami musibah banjir menggenang sawahnya pada saat musim penghujan. Untuk tahun ini saja, petani sudah dua kali mengalami gagal panen.

“Persoalan banjir yang menjadi kendala petani ini menjadi pekerjaan utama yang sampai sekarang belum pernah terselesaikan,” imbuhnya.

Baca Juga:  Dinsos Sampang Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Bagi 3 Korban Kebakaran di Pangarengan

Ia berharap pemerintah turun tangan mengatasi problem tersebut. Terutama memperbaiki saluran pembuangan yang ada di sekitar lokasi banjir tersebut.

“Kami berharap pemerintah daerah dapat membantu persoalan ini karena sampai kapanpun persawahan petani akan tetap terancam banjir kalau saluran airnya masih dalam kondisi buntu,” pungkasnya.

Berita Terkait

Soroti Belanja Modal dan Bansos yang Mandek, Golkar Bojonegoro Desak Evaluasi Total APBD 2025
Realisasi Pendapatan APBD Bojonegoro 2025 Lampaui Target, Capai 110,51 Persen
Perkuat Layanan Kanker, Siloam Hospitals Surabaya Operasikan LINAC dan CT Simulator
Resmikan PT NPHI, Bupati Bojonegoro Lepas Pengiriman Perdana 7,5 Ton Chip Porang
EastFood dan AllPack Surabaya 2026, Momentum Penguatan Industri Pangan, Kemasan, dan UMKM Nasional
SDN Tanjungharjo IV Bojonegoro Padukan Konsep Modern dan Agamis, Kades Tegaskan Dukungan Pendidikan
Sukses Genjot PAD di Tengah Efisiensi Anggaran, Dinpora Bojonegoro Diapresiasi Komisi C
Sistem Pemilu Berubah, Gus Fauzan Pastikan Mesin Politik PKB Bojonegoro Siap Hadapi Tantangan 2029

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:43 WIB

Pererat Kekeluargaan, Koperasi KAREB dan PT KAS Gelar Doa, Besok bersama warga desa juga lakukan hal sama, akan Santuni Ratusan Anak Yatim

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:42 WIB

Ojol Bojonegoro Berbagi 500 Paket Takjil di Jalan Pemuda

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:07 WIB

Ketua Projo Bojonegoro: Pengakuan Rismon Sianipar Adalah Kematian Narasi Fitnah Ijazah Jokowi

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:27 WIB

Begini Suara Syukur dari Pedal Listrik, Kisah Lansia Bojonegoro Terima Bantuan Presiden RI Becak listrik

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:23 WIB

Menteri LH Bersama Bupati Bojonegoro Pimpin Curve, dan Bersih-bersih di Program Indonesia Asri

Minggu, 1 Maret 2026 - 01:04 WIB

Bocil di Bojonegoro yang Sempat Dilaporkan Hilang, Keluarga Menolak Diotopsi

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:38 WIB

Orang Tua Siswa yang Kritik MBG Dilaporkan SPPG, Begini Komentar Ketua DPC Peradi Bojonegoro

Senin, 23 Februari 2026 - 12:39 WIB

Usai Viral, Aktivitas Pungli di TBB Tidak Terlihat Lagi

Berita Terbaru