Hindari Jalan Berlubang, Dua Pemotor Tewas Adu Banteng di Jalan Raya Prajjan Camplong Sampang

- Admin

Rabu, 16 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Kecelakaan maut terjadi di Sampang, tepatnya di Jalan Raya Desa Prajjan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang. Akibatnya, kedua pengendara motor yang tidak memakai helm tersebut meninggal dunia dilokasi kejadian.

Keduanya dibawa ke Puskesmas Camplong. Korban meninggal atas nama Muhaji alias Pak Muin warga Dusun Banjar Tengah, sedang lawannya bernama Abror warga Dusun Rosong. Keduanya warga Desa Banjar Tabulu, Kecamatan Camplong.

Pantauan suarabangsa.co.id dilokasi, kecelakaan sempat memacetkan arus lalu lintas. Mengingat, warga yang ingin melihat kecelakaan itu berkerumun ditengah jalan. Kecelakaan tersebut terjadi pada Rabu (16/12/2020) sekitar pukul 10.30 WIB. Diduga kedua motor tabrakan adu moncong dengan kecepatan tinggi.

Baca Juga:  Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Kronologis peristiwa maut itu berawal saat motor Honda Vario dengan nopol L 2998 SL yang dikemudikan oleh Muhaji melaju dari arah selatan ke utara. Sementara itu, dari arah berlawanan datang Honda Supra X nopol L 5025 FW yang dikendarai Abror.

Sesampainya di lokasi kejadian, pengendara Vario diduga berpindah jalur untuk menghindari jalan berlubang. Naas, saat menghindari jalan rusak tersebut, Abror dengan Honda Supra X tak dapat menghindari motor didepannya. Bruak!!! Adu banteng pun terjadi, kedua pengemudi terlempar dan mengalami luka cukup serius.

Baca Juga:  Lagi, YMM Serahkan Bantuan Alkes Ke Rumah Sakit dan IDI Sumenep

“Iya terjadi lakalantas antara sesama pengemudi motor. Yang satu diduga ingin menghindari jalan rusak namun dari arah berlawanan ada kendaraan yang satunya. Jadi mereka bertabrakan depan sama depan,” kata Amsalil salah satu saksi di lokasi kejadian.

Siang itu, Amsalil yang warga setempat tengah mengolah sawahnya. Karena mendengar benturan nyaring, ia menoleh ke jalan. Dalam hitungan detik, kedua kendaran jenis Honda tersebut terlibat kecelakaan.

“Kedua korban alami luka berat di kepala dan tidak sempat tertolong, mayatnya sudah dievakuasi petugas,” imbuhnya.

Baca Juga:  Perkuat Toleransi Beragama di Jatim, Forkopimda Gelar Perayaan Natal Bersama

Amsalil mengungkapkan, dilokasi kejadian kerap terjadi kecelakaan, terutama pengendara sepeda motor akibat menghindari lubang yang ada di jalan. Sementara hingga saat ini lubang tersebut dibiarkan tanpa dilakukan perbaikan oleh pihak terkait.

“Kadang ditutup sama warga tapi berlubang lagi, sering banyak yang jatuh,” pungkasnya.

Sementara itu, hingga berita ini dilansir belum ada keterangan resmi dari pihak Lakalantas Polres Sampang.

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru