Belasan Tahun Jalan Rusak Parah, Kades Kara Torjun Minta Dukungan Pemkab Sampang

- Admin

Sabtu, 7 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Kondisi jalan rusak masih ditemukan di Kabupaten Sampang, Jawa Timur. Salah satunya akses jalan yang menghubungkan antara Desa Kara – Desa Kanjar, Kecamatan Torjun. Jalan tersebut sudah belasan tahun tidak diperbaiki, saat ini kondisinya telah rusak parah.

Kondisi jalan yang berlumpur dan tergenang air cukup dalam menyebabkan lapisan dasar aspal rusak dan berlubang, Bahkan, lapisan jalan itu tinggal tanah. Kini, jalan itu sulit dilewati kendaraan roda empat, apalagi jenis sedan.

Karena hal itu, Pemerintah Desa (Pemdes) Kara melalui tokoh masyarakatnya, Markuwi meminta dukungan Pemerintah Kabupaten Sampang untuk pembangunan infrastruktur di wilayahnya karena kondisi jalan tersebut sangat memprihatinkan.

Baca Juga:  Jelang Ramadhan, Diskoperindag Sampang Klaim Harga Kebutuhan Pokok Relatif Stabil

“Kerusakan jalan ini sudah sangat lama. Kali terakhir jalan ini diperbaiki sekitar lima belas tahun lalu. Kondisinya sangat memprihatinkan, apalagi kalau musim hujan susah untuk dilalui masyarakat. Selain jalan, saya juga meminta dukungan pembangunan jembatan,” ujarnya, Sabtu (07/11/2020).

Dia mengaku sudah beberapa mengusulkan perbaikan jalan tersebut kepada dinas terkait. Hanya, dirinya tidak tahu kapan perbaikan jalan itu terealisasi. Ia pun berharap jalan itu dapat diperbaiki tahun depan. Sehingga, memperlancar akses ekonomi masyarakat.

“Kami sudah beberapa kali sampaikan aspirasi dan keluhan masyarakat pada instansi terkait, karena jalan tersebut merupakan akses utama warga kami, namun hingga saat ini belum ada tanda-tanda jalan ini akan diperbaiki,” tuturnya lagi.

Baca Juga:  Terkesan Dibiarkan, Belasan Tahun Jalan di Desa Kara Torjun Ini Rusak Parah

Pihaknya menyayangkan atas lambannya penanganan perbaikan jalan dari instansi terkait. Masyarakat tidak hanya resah, melainkan sudah mulai jenuh dengan kondisi jalan yang sudah lama tidak diperbaiki itu.

“Masyarakat sudah bersabar cukup lama terhadap kondisi jalan saat ini. Kalau kondisi jalan rusak tidak cepat di benahi dikhawatirkan akan menimbulkan kecelakaan, terutama bagi pengendara roda dua,” pungkasnya.

Sementara itu, pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat setempat belum berhasil dihubungi saat akan dikonfirmasi mengenai hal ini.

Berita Terkait

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan
Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal
Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP
Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini
PT BPR Bojonegoro Bungkam Soal Anggaran Konser Rp1,1 Miliar
Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan
Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah
Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:05 WIB

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:39 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:43 WIB

Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP

Senin, 11 Mei 2026 - 17:50 WIB

Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:22 WIB

Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:20 WIB

Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB

Menguak “Tanah Celengan” di Belun, dari Pengakuan Ahli Waris dan Sikap Kadin PMD “Buang Badan” terkait kasus Belun

Berita Terbaru

Politik

Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas

Senin, 11 Mei 2026 - 16:27 WIB